Breaking News:

MUI Sebut Warga yang Terpapar Radikalisme NII di Garut Tersebar di Sejumlah Kecamatan

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Garut memiliki data warga Garut yang terpapar paham radikal Negara Islam Indonesia (NII). 

Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Darajat Arianto
Tribun Jabar
Ketua MUI Garut, KH Sirodjul Munir. 

Laporan wartawan kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNJABAR.ID, GARUT  - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Garut memiliki data warga Garut yang terpapar paham radikal Negara Islam Indonesia (NII). 

Dari data tersebut tidak hanya warga Kelurahan Sukamentri saja yang terpapar NII namun tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Garut. 

Sekretaris MUI Garut, Aceng Amirudin mengatakan warga Garut yang terpapar paham tersebut salah satunya berada di Kelurahan Regol Kecamatan Garut Kota. 

"Ada juga di Kecamatan Cibatu, di Limbangan juga ada," ujarnya saat dihubungi Tribunjabar.id, (7/10/2021). 

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Garut, Wahyudijaya mengatakan faktor  NII bisa mempengaruhi anak-anak diantaranya karena ekonomi hingga pengetahuan agama yang kurang. 

“Akhirnya mereka mencari jati diri. Kebetulan ada orang yang memberikan kenyamanan. Karena dia pemahamannya kurang, seolah olah yang ditawarkannya itu benar," ujarnya. 

Menurutnya 59 orang yang diduga terpapar radikalisme NII di Kelurahan Sukamentri saat ini sedang dalam pembinaan secara intensif yang melibatkan tokoh masyarakat dan ulama. 

"Kita juga pemerintah daerah akan melakukan pembinanan-pembinaan dengan melakukan pembinaan secara intensif," ungkapnya.

Lebih Berbahaya

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved