Breaking News:

Pengirim Sabu-sabu ke Lapas Klas IIB Garut Sudah Teridentifikasi, Ini Kerugian Warga Binaan

Para penjahat selalu mencoba cara baru untuk memuluskan kejahatannya, termasuk menyelundupkan barang terlarang ke penjara.

Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Giri
Tribun Jabar/Sidqi Al Ghifari
Kepala Lapas Klas IIB Garut, RM Christio Nugroho, saat memberikan keterangan, Rabu (6/10/2021).   

Laporan Kontributor TribunJabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Para penjahat selalu mencoba cara baru untuk memuluskan kejahatannya, termasuk menyelundupkan barang terlarang ke penjara.

Hal tersebut terjadi di Lapas Klas IIB Garut.

Usaha penyelundupan narkoba itu menjadi perhatian banyak pihak. 

Lantaran penyelundupan barang haram tersebut menggunakan modus baru yakni memasukkan narkoba jenis sabu-sabu ke dalam tulang ayam. 

Kepala Lapas Klas IIB Garut, RM Christio Nugroho, mengatakan pihaknya bersama Polres Garut sudah mengantongi identitas pengirim barang haram tersebut. 

"Teridentifikasi informasi pengirim dari Bandung, penerimanya warga binaan kita," ujar Christio saat diwawancarai sejumlah media di Lapas Garut, Rabu (6/10/2021). 

Dia menjelaskan warga binaan yang mencoba memasukkan barang terlarang ke dalam lapas akan mendapat hukuman yang merugikan.

Satu di antaranya tidak mendapat hak remisi atau pengurangan hukuman. 

"Selain itu mungkin kalau memang dinyatakan tersangka baru, otomatis dia akan menjalani MAP, akan menjalani perkara di atas perkara lama," ucapnya. 

Christio mengimbau kepada semuamasyarakat yang memiliki keluarga yang sedang menjalani masa hukuman di lapas, agar tidak nekat memasukkan barang terlarang. 

"Tentunya akan merugikan diri sendiri dan keluarga. Semoga ke depan, dengan kejadian ini tidak ada lagi masyarakat yang nyoba-nyoba memasukkan barang terlarang," ujarnya. (*) 

Baca juga: Kronologi Limbah B3 Tumpah di Jalan Interchange Desa Wadas Karawang, Timbulkan Bau

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved