Breaking News:

Atap SMPN 1 Pagelaran Cianjur Roboh, Pakar Sebut Diduga karena Ini

Pengamat konstruksi mengatakan, sering terjadi kesalahan jarak antara kuda-kuda, hal itu ada batasan maksimum sesuai dengan ukurannya.

Istimewa/Dok Nuki
Atap SMPN 1 Pagelaran yang ambruk. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Dosen Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Suryakancana yang juga sebagai pengamat kontruksi bangunan Fatchur Rochman AF ST MT, berpendapat jarak pengerjaan dalam konstruksi atap SMPN 1 Pagelaran yang ambruk tak sesuai.

Namun, dia tak memungkiri jika baja ringan yang digunakan memiliki kualitas tinggi.

"Saya menyampaikan dengan kaidah-kaidah bahwa strukrur baja ringan ini dari segi kemampuan tidak di ragukan, baja berkualitas tinggi," katanya, di Cianjur, Rabu (6/10/2021).

Baca juga: Atap SMP 1 Pagelaran Ambruk, DPRD dan Bupati Cianjur Minta Evaluasi dan Audit

Ia mengatakan, sering terjadi kesalahan jarak antara kuda-kuda, hal itu ada batasan maksimum sesuai dengan ukurannya. Misalnya jarak 1 meter atau 1,2, lebih dari itu tidak kuat.

Fatchur menyarankan kepada pemerintah, konsultan dan perencanaan, penggunaan srtruktur baja ringan atapnya menggunakan bahan metal rush dari pada menggunakan genteng tanah karena risikonya lebih kecil.

"Kemudian faktor lain di sambungan jadi, saya berpesan kepada kontraktor setiap titik sambungan minimal skrupnya ada 3 dan membentuk bintang sehingga saling menguatkan. Kadang-kadang jika skrupnya dikurangi kekuatannya melemah," katanya.

Baca juga: Bangunan Atap SMPN 1 Pagelaran yang Sedang Dibangun Tetiba Ambruk, Dewan Pendidikan Beri Komentar

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved