Breaking News:

Sedang Nunggu Togel Keluar, Orang-orang di Pasar Ciawitali Garut Ini Kaget Digerebek Polisi

Penggerebekan tersebut dilakukan malam hari saat pelaku sedang berkumpul dalam sebuah kios, sedikitnya ada 11 orang yang ditangkap.

Tribun Jabar/ Sidqi Al Ghifari
Tim Sancang Polres Garut lakukan penggerebekan tempat judi togel online di Pasar Ciawitali, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut. 

Laporan Kontributor TribunJabar.id, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Tim Sancang Polres Garut lakukan penggerebekan tempat judi togel online di Pasar Ciawitali, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut.

Penggerebekan tersebut dilakukan malam hari saat pelaku sedang berkumpul dalam sebuah kios, sedikitnya ada 11 orang yang ditangkap.

Petugas keamanan Pasar Ciawitali, Agus mengatakan setiap malamnya orang yang datang ke kios tersebut cukup banyak.

Baca juga: Maung Galunggung Datang, Pelaku Judi Sabung Ayam Kabur, Tak Ada Bukti Ayam, Belasan Motor Diangkut

"Tiap hari banyak orang yang kumpul di sana, yang datang macam-macam pekerjaannya," ucapnya saat diwawancarai Tribunjabar.id, Selasa (5/10/2021) dini hari.

Salah satu pedagang sayuran, Asep Endang mengatakan setiap harinya kios tersebut memang dijadikan sebagai tempat judi togel.

Ia menjelaskan kios tersebut milik AN warga Tarogong Kidul yang sehari-harinya dipakai untuk jualan makanan ringan.

"Pemiliknya tidak jauh dari sini, yang datang ke kios itu biasanya banyakan ada pedagang juga, tukang becak, pasang togelnya biasanya yang seribuan," ucapnya.

Dari pantauan Tribunjabar.id di lokasi Tim Sancang Polres Garut menyita barang bukti mulai dari uang tunai dan komputer yang dipakai bandar.

Salah satu sumber dari kepolisian mengatakan ada empat jenis togel yang biasa dipasang oleh pelaku, yakni Hongkong, Singapura, Sidney dan Singapura.

Baca juga: Terbongkar, Lokasi Judi Sabung Ayam di Indramayu Digerebek Polisi, Bersembunyi di Pekarangan Bambu

AN pemilik kios juga merupakan bandar, ia diketahui menerima proses pemasangan togel dari pukul 21.00 hingga dini hari dan mendapat keuntungan sebesar 30
persen dari kegiatannya itu.

Polres Garut saat ini belum memberikan keterangan resmi terkait kegiatan tersebut.(*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved