Breaking News:

Meski PTM Berhasil, DPRD Jabar Soroti Kurangnya ASN Pengajar dan Infrastruktur

DPRD Jabar menyoroti masih kurangnya sarana dan tenaga pengajar ASN di sekolah saat PTM di sejumlah SMA di Jabar sudah digelar.

Tribun Jabar / Muhammad Syarif Abdussalam
Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, melakukan kunjungan monitoring realisasi pelaksanaan vaksin serta meninjau kesiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SMA Negeri 2 Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Senin (4/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sejumlah SMA sudah mulai dilaksanakan dengan menerapkan berbagai metode.

Namun demikian, DPRD Jabar menyoroti masih kurangnya sarana dan tenaga pengajar ASN di sekolah.

Anggota Komisi V DPRD Jabar, Siti Muntamah, mengapresiasi pelaksanaan PTM di SMAN 2 Lembang. Ia menilai dengan sistem shifting bagi seluruh civitas SMAN 2 Lembang menjadikannya sebagai sekolah yang peduli dengan protokol kesehatan Covid-19.

Menurut Siti, terdapat beberapa catatan di SMAN 2 Lembang tersebut, salah satunya dari 48 Civitas SMAN 2 Lembang hanya 8 orang yang berstatus sebagai ASN. Hal ini dirasa harus menjadi perhatian dan catatan khusus Pemprov Jabar bersama DPRD Jabar.

Baca juga: Baru Mulai PTM Dua Pelajar Luka Parah Akibat Tawuran, 8 Orang Diciduk Anggota Polres Karawang

“Kami Komisi V DPRD Jabar datang ke SMAN 2 Lembang dengan penuh bahagia. Pertama memonitoring PTM yang dinilai sudah berjalan dengan lancar dan berjalan dengan baik, yang di sini diberlakukan sistem shifting bagi civitas SMAN 2 Lembang. Jadi disini sangat patuh protokol kesehatan, ada beberapa catatan-catatan dari 48 civitas hanya 8 saja yang ASN, hal ini harus mendapatkan perhatian khusus dari Pemprov Jabar dan DPRD," ucapnya di SMA Negeri 2 Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Senin (4/10/2021).

Siti juga mengapresiasi langkah SMAN 2 Lembang yang blusukan ke daerah pelosok di Kabupaten Bandung Barat, untuk memfasilitasi anak-anak yang kurang mampu agar bisa bersekolah.

Ke depannya Siti berharap dengan slogan SMAN 2 Lembang yakni Future Brighter bisa membawa masa depan cerah bagi generasi penerus bangsa dan bisa berkolerasi dengan moto Jabar Juara Lahir dan Batin.

“Kami juga mengapresiasi langkah SMAN 2 Lembang yang blusukan ke daerah pelosok sekitaran KBB untuk memfasilitasi anak-anak sekitar agar bisa bersekolah, semoga seperti visi dari SMAN 2 Lembang yakni future brighter bahwa masa depan harus lebih gemilang lagi  dan berkolerasi dengan moto Jawa Barat juara lahir batin," ucap Siti.

Sementara itu Anggota Komisi V lainnya, Abdul Muiz mengapresiasi program religi yang ada di SMAN 2 Lembang yakni mendorong seluruh siswa-siswi nya agar hapal minimal 3 juz Al-Quran.

Dirinya juga mengapresiasi program tabungan religi yang berupa infak dari seluruh civitas sebesar seribu rupiah untuk keberangkatan Umroh bagi Siswa-siswi terpilih, menurutnya, Komisi V DPRD Jabar akan terus mengawal pembangunan sarana dan prasarana di SMAN 2 Lembang agar seluruhnya bisa terealisasi.

Seperti perluasan lahan, pembebasan lahan serta pembangunan ruang kelas mengingat siswa di SMAN 2 Lembang sudah cukup banyak.

“Ada yang menarik dari SMAN 2 Lembang ini yaitu program religi yang mendorong agar semua murid menghapal 3 juz dan hal lain bisa dipraktekan bagi sekolah lain yakni etiap anak berinfak seribu rupiah sebagai tabungan keberangkatan Umroh dan sudah memberangkatkan 4 orang untuk umroh," ujarnya

"Kami juga mengawal untuk sarana dan prasarana di SMAN 2 Lembang, fasilitas disini baru ada 6.000 meter serta ada perluasan lahan, diperlukan pembebeasan jalan untuk akses masuk sekolah, plus ruang kelas mengingat siswa nya cukup banyak, kedepannya Komisi V akan memng-advokasi untuk kemajuan SMAN 2 Lembang ini," tuturnya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved