Breaking News:

Korban Tawuran di Cirebon Sempat Live Instagram Sambil Keliling Bawa Sajam, Kapolres: Diproses Hukum

YH terbukti membawa celurit sebelum dibacok tersangka lainnya di kawasan Jalan Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon.

Tribun Cirebon/ Ahmad Imam Baehaqi
Kapolres Cirebon Kota, AKBP M Fahri Siregar (kanan), beserta jajarannya saat menunjukkan barang bukti senjata tajam dalam konferensi pers di Mapolres Cirebon Kota, Jalan Veteran, Kota Cirebon, Selasa (5/10/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Tujuh pemuda terpaksa harus berurusan dengan Polresta Cirebon karena terlibat tawuran antar geng pada Selasa (28/9/2021) lalu.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP M Fahri Siregar, mengakui korban berinisial YH (16) juga ditetapkan sebagai tersangka dlam kasus tesebut.

Sebab, menurut dia, YH terbukti membawa celurit sebelum dibacok tersangka lainnya di kawasan Jalan Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon.

Baca juga: Kronologi Tawuran Geng di Cirebon, Dipicu Tantangan di Medsos, Lalu Keliling Acungkan Senjata Tajam

"Yang bersangkutan bersama temannya konvoi naik sepeda motor sambil mengacungkan senjata tajam," ujar M Fahri Siregar saat konferensi pers di Mapolres Cirebon Kota, Jalan Veteran, Kota Cirebon, Selasa (5/10/2021).

Ia mengatakan, saat konvoi itupun YH melakukan siaran langsung di akun media sosial kelompoknya @cirebon195crazy.

Bahkan, korban sempat menantang kelompok lain dalam siaran langsung tersebut karena tidak berhasil bertemu kelompok Penghuni Baru 1302.

Padahal, dua geng itu telah menyepakati untuk tawuran di lokasi dan waktu yang telah ditentukan.

Saat bertemu dengan geng para tersangka lainnya, YH bersama kelompoknya, Cirebon 195 Crazy, pun mengacungkan senjata tajam yang dibawanya.

Karenanya, BD (17), ZR (18), SP (26), DS (21), ZD (18), dan DY (16) langsung mengejar kemudian menganiaya YH serta rekannya.

Baca juga: 7 Remaja Cirebon Terlibat Tawuran Lukai Warga Ditangkap Polisi, Dijerat Aturan Era Presiden Soekarno

"Yang bersangkutan turut ditetapkan sebagai tersangka dan akan diproses hukum karena membawa senjata tajam," kata M Fahri Siregar.

Fahri menyampaikan, YH dijerat UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dan diancam hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Pihaknya juga berhasil mengamankan golok dan parang yang dibawa YH saat berkonvoi bersama rekannya sesama anggota geng Cirebon 195 Crazy.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved