Breaking News:

Kadis Pendidikan KBB Ingin Semua Sekolah Gelar PTM, Jumlah Terus Bertambah karena Covid-19 Menurun

Jumlah sekolah yang melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di KBB terus bertambah karena angka kasus Covid-19 menurun.

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Giri
Tribun Jabar / Muhammad Syarif Abdussalam
Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, melakukan kunjungan monitoring realisasi pelaksanaan vaksin serta meninjau kesiapan pembelajaran tatap muka (PTM) di SMA Negeri 2 Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Senin (4/10/2021). Jumlah sekolah di KBB yang gelar PTM terus bertambah. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Jumlah sekolah yang melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus bertambah karena angka kasus Covid-19 menurun.

Kepala Dinas Pendidikan KBB, Asep Dendih, mengatakan, awalnya PTM terbatas itu digelar di 472 sekolah dengan perincian 102 SD, 35SMP, 66 PAUD, dan 34 Satuan PPAUD Sejenis (SPS).

"Kemudian ada penambahan di tingkat SD sebanyak 76 sekolah dan SMP bertambah 98 sekolah," ujar Asep di Kompleks Perkantoran Pemkab Bandung Barat, Selasa (5/10/2021).

Selain itu, kata Asep, ada juga 85 sekolah yang masih beproses untuk perizinan dan persiapan pelajaran berikutnya.

Sehingga jika persyaratan dan kesiapan sekolah itu mendapatkan persetujuan dari tim Satgas Covid-19, maka jumlahnya akan kembali bertambah. 

"Kami inginnya semua sekolah bisa segera menggelar PTM terbatas, agar anak bisa kembali merasakan suasana belajar di kelas. Hingga saat ini proses perizinan sebagai syarat pelaksanaan PTM terbatas berjalan dengan baik," kata Asep.

Baca juga: Harus Tetap Waspada, Jawa Barat Masih Sumbang Kasus Covid di Atas Seribu dalam Seminggu

Bahkan, saat pihaknya melakukan supervisi untuk melihat kegiatan di masing-masing sekolah, semua pelaksanaan verifikasi telah dilakukan sesuai aturan yang sudah ditetapkan.

Ia mengatakan, untuk jenjang SMP, verifikasi dilakukan melalui kecamatan yang nantinya akan keluar izin bersama sesuai dengan yang ditentukan dalam surat edaran (SE) sekretaris daerah (sekda). 

Terkait beredarnya isu soal adanya klaster baru di sekolah, pihaknya memastikan hingga saat ini di KBB tidak ditemukan.

"Pada setiap kesempatan, kami selalu ingatkan kepada gugus tugas Covid-19 sekolah, kepala sekolah, komite sekolah, dan seluruh unsur stakeholder di sekolah agar disiplin menjalankan prokes," ujarnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved