Breaking News:

Budi Daya Anggrek Tebu yang Harganya Fantastis di SMK PPN Tanjungsari, Lewat Kultur Jaringan

Di SMK PPN Tanjungsari, Sumedang, Jawa Barat, anggrek tebu dibudidayakan dengan cara kultur jaringan tanaman.

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/ Kiki Andriana
Suhara, Guru Agribisnis Pembibitan dan Kultur Jaringan Tanaman SMK PPN Tanjungsari tengah menunjukkan tanaman anggrek tebu (Grammatophyllum Speciosum). 

"Di sini kami juga mengembangkan anggrek jenis lain dengan cara yang sama. Ada Dendrobium, phalaenopsis, phajus tankervilleae, Vanda tricolor, ascocentrum miniatum, dan tentu saja yang sedang dibicarakan ini, grammatophyllum speciosum," katanya.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMK PPN Tanjungsari, Tuti Sunaryati mengatakan terkait kultur jaringan, sekolah berkonstentrasi penuh. Sebabnya, cara ini bisa juga dipakai untuk menyelamatkan tanaman-tanaman langka dengan daya manfaat tinggi.

Baca juga: Manfaat Tanaman Hias Ini Bisa untuk Obati Jerawat, Sakit Gigi hingga Bisul

"Kami programkan pelestarian tanaman langka melalui kultur jaringan ini. Termasuk pohon lame yang kaya manfaat dan sudah berusia ratusan tahun yang berdiri koloh di SMK PPN ini, kami kultur jaringankan," kata Tuti.

Khusus anggrek tebu, benih hasil kultur jaringan yang siap tanam dijual Rp250ribu per botol. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved