Breaking News:

Tak Ada yang Minat Jadi Kusir, Delman di Lembang Perlahan Mulai Hilang Tergerus Zaman

Delman di wilayah Lembang ini hanya tersisa 20 saja karena banyak kusir yang memutuskan untuk beralih pekerjaan a

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Siti Fatimah
Aktivitas segelintir kusir delman di Lembang yang nyaris hilang tergerus zaman. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Segelintir kusir delman yang mangkal di Kawasan Jalan Panorama, Desa Lembang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) terlihat tertunduk lesu saat istirahat di atas delman miliknya, Jumat (1/10/2021).

Sambil menunggu penumpang, sesekali mereka memejamkan matanya karena para kusir delman itu tampak sudah tidak kuat menahan rasa ngantuk akibat sudah cukup lama menantikan penumpang yang tak kunjung datang.

Kendati demikian, mereka tetap sabar menunggu kedatangan para penumpang itu meskipun belum jelas kapan penumpang itu akan datang untuk memanfaatkan jasanya meski berbagai cara penawaran sudah dilakukan.

Baca juga: Cegah Kemacetan, Dishub Garut Rencanakan Delman Beroperasi di Jalan Menuju Tempat Wisata

Terkadang, mereka juga merenung ketika melihat penumpang yang keluar dari Pasar Panorama Lembang itu banyak yang lebih memilih transportasi lain, seperti angkot dan ojek yang ada di wilayah tersebut.

"Sekarang penumpang delman sudah sepi karena sudah banyak yang memilih angkutan umum. Tapi, sehari-hari ada saja yang lebih memilih naik delman," ujar seorang kusir delam, Unen Sukandi (67) saat ditemui di Lembang, Jumat (1/10/2021).

Meski penumpang delman sudah mulai sedikit, tetapi Unen sendiri pernah merasakan masa kejayaan delman yang kala itu banyak diminati oleh warga Lembang karena delman masih menjadi primadona bagi penumpang.

Unen yang sudah menjadi kusir delman sejak tahun 1975 ini mengatakan, bahwa delman di kawasan Lembang pernah menjadi primadona hingga tahun 2005 lalu.

Baca juga: Semangatnya Penarik Becak Hingga Kusir Delman di Cianjur Berbaris Menanti Para Purnawirawan Polri

Setelah, itu penumpang mulai sepi dan kusir pun mulai beralih pekerjaan.

"Sampai tahun 2010 delman masih banyak, tapi tahun 2015 mulai berkurang karena sudah banyak kendaraan umum," katanya.

Dia masih ingat betul jumlah delman di Lembang saat masih menjadi primadona pada tahun 1975. Unen mengatakan, sejak tahun 1975 hingga tahun 2005, jumlah delman di Lembang, totalnya mencapai 130 delman yang beroperasi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved