Breaking News:

KPU Jabar Gelar FGD untuk Kesuksesan Pilgub Jabar

PU Jabar menggelar Focus Group Discussion bertemakan “Proyeksi Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat yang Akan Datang” di A

KPU Jabar
KPU Jabar Gelar FGD untuk Kesuksesan Pilgub Jabar 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG – KPU Jabar menggelar Focus Group Discussion bertemakan “Proyeksi Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat yang Akan Datang” di Aula Kantor KPU Provinsi Jawa Barat, 29 September 2021.

KPU Jabar Gelar FGD untuk Kesuksesan Pilgub Jabar
KPU Jabar Gelar FGD untuk Kesuksesan Pilgub Jabar (KPU Jabar)

FGD kali ini digelar untuk mengurai beberapa masalah yang akan terjadi pada Pilgub termasuk solusinya. Pada Pilgub nanti, jumlah daftar pemilih tetap (DPT) diperkirakan 33.036.982 juta jiwa dan pemilihan akan dilaksanakan di 122.504 TPS di 27 kota/kabupaten. Anggaran yang dibutuhkan diperkirakan mencapai Rp 2,4 triliun.

Dalam sambutannya, Ketua KPU Jabar Rifqi Alimubarok, S. Ag, M.Si, mengatakan agenda KPU Jabar saat ini fokus terhadap evaluasi tahapan pemilihan sebelumnya yaitu pemilihan 2018 dan 2020. Menurut dia, KPU akan melakukan konsolidasi internal dan eksternal terhadap setiap unsur yang terlibat dalam pemilu.

KPU Jabar Gelar FGD untuk Kesuksesan Pilgub Jabar
KPU Jabar Gelar FGD untuk Kesuksesan Pilgub Jabar (KPU Jabar)

“Pemilihan serentak 2024, data pemilih pada tahun 2018 akan menjadi titik point untuk dievaluasi pada pemilihan serentak 2024. Selain itu logistik juga akan menjadi fokus kami, terutama kendala yang terjadi pada pemilu 2018. Catatan lain yang terjadi pada tahun 2018 adalah peningkatan partisipasi pemilih dari 60% menjadi 70% pemilih,” kata dia.

Perwakilan dari Democracy Electoral Empowerment Partnership (DEEP) mengatakan dari hasil pemantauan DEEP pada Pilkada 2020, didapati ada beberapa potensi masalah yang krusial. Antara lain, terkait partisipasi pemilih, di mana beberapa daerah jumlah partisipasi pemilihnya bisa meningkat secara signifikan.

KPU Jabar Gelar FGD untuk Kesuksesan Pilgub Jabar
KPU Jabar Gelar FGD untuk Kesuksesan Pilgub Jabar (KPU Jabar)

Kemudian, masih banyaknya temuan adanya dukungan dari ASN dan TNI/Polri. Lalu masih banyak tumpang tindih data pemilih. Dalam tahapan kampanye juga tercatat adanya kendala yaitu telatnya waktu pemasangan APK dan pengaturan kampanye di media sosial yang masih tidak teratur. Akses Sistem Informasi Dana Kampanye (Sidakam) juga perlu di maksimalkan. Kendala lainnya yaitu masih ada beberapa DPT yang tidak dipasang di TPS.

KPU Jabar Gelar FGD untuk Kesuksesan Pilgub Jabar
KPU Jabar Gelar FGD untuk Kesuksesan Pilgub Jabar (KPU Jabar)

Pembicara dari Network for Democracy and Electoral Integrity (NetGrid) menjelaskan ketidakpastian waktu pelaksanaan pemilu 2024 akan berimplikasi terhadap banyak hal, termasuk akan berimbas pada pemilihan kepala daerah (pilkada).

KPU Jabar Gelar FGD untuk Kesuksesan Pilgub Jabar
KPU Jabar Gelar FGD untuk Kesuksesan Pilgub Jabar (KPU Jabar)

Jika ditetapkan pada 15 Mei 2024, apakah sudah diperhitungkan dengan matang apa implikasi terhadap hal-hal yang akan terjadi setelahnya. Berbeda dengan pilpres yang menjadi patokan adalah Presidential Threshold di tahun 2019.

Pembicara dari Perkumpulan untuk Demokrasi (Perludem) mengatakan konteks pemilihan 2024 berbeda dengan 2019 yang mana ada perbedaan pengajuan jadwal dari pemerintah dan KPU. Indonesia adalah salah satu sistem pemilihan yang paling kompleks di dunia dengan memilih 4 surat suara dalam 1 waktu pemilihan.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved