Breaking News:

Bukan Penerapan Aplikasi Pedulilindungi yang Dikeluhkan Pengelola Wisata, Tapi Soal Pembatasan Ini

Seluruh tempat wisata kini diwajibkan untuk menggunakan aplikasi PeduliLindungi

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Siti Fatimah
Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin
Objek wisata Kawah Putih saat simulasi menjelang dibuka lagi, Jumat (12/6/2020). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Seluruh tempat wisata kini diwajibkan untuk menggunakan aplikasi PeduliLindungi, begitu juga dengan  Kawah Putih dan Glamping Lakeside yang diujicobakan dibuka.

Namun yang menjadi keluhan pengelola wisata, bukan terkait penerapan aplikasi PeduliLindungi, tapi terkait pembatasan usia 12 tahun ke bawah tak boleh masuk tempat wisata.

Menurut Kepala Bidah Promosi dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kabupaten Bandung, Vena Andriawan,  hingga saat ini belum ada ada keluhan dari pengelola Kawah Putih dan Glamoing terkait penerapan aplikasi PeduliLindungi.

Baca juga: Kerap Dikunjungi & Ada yang Meninggal, Dinas Pariwisata: Curug Panganten Belum Jadi Destinasi Wisata

"Cuman memang ketika mengakses aplikasi peduli lindungi itu, sebetulnya bukan diaplikasinya tapi ketika wisatawan itu dibatasi. kemari usia 12 tahun ke bawah, itu belum boleh masuk tempat wisata karena belum divaksin dan sebagainya," ujar Vena, saat dihubungi, Jumat (1/10/2021).

Vena mengaku, kini pihaknya masih menunggu kebijakan dari Kemenpar terkait anak yang usianya di bawah 12 tahun.

"Apakah nanti ada kebijakan seperti di mall, di mall kan sudah boleh bawa anak kecil, apakah di destinasi wisata boleh begitu atau tidak, jadi masih menunggu," kata Vena.

Baca juga: Pemandu Wisata dari Berbagai Komunitas dan Keahlian Ikuti Pelatihan Wisata Cagar Budaya dan Museum

Sedangkan untuk vaksinasi terhadap pelaku wisata di Kabupaten Bandung, kata Vena, dari total sekitar 3000 orang, yang sudah divaksin itu sekitar 1771 orang.

"Sebab posisinya ada yang terpapar harus nunggu dulu tiga bulan gak bisa langsung divaksin, terus kadanag-kadang terutama orang tua terkendala darah tinggi. Tiba-tiba tekanan darah pas mau divaksin 180-170, gak jadi balik lagi divaksinnya," kata dia.

Menurut Vena, itu kerap terjadi kepada orang tua karena pengelola wisata tak hanya anak muda. 

Baca juga: Green Canyon dan Tempat Wisata Karawang Lainnya Belum Bisa Diakses Anak Usia di Bawah 12 Tahun

"Jadi kami tetap berusaha bagaimana bersinergi, terutama dengan dinas kesehatan menyampaikan bahwa ada beberapa titik yang semuanya belum divaksin," ujarnya.

Venam mengatakan, memang ada tempat wisata yang pengelolanya belu divaksin, tapi sedikit-sedikit dicicil ada yang divaksin di Puskesmas kemudian di area Doom Balerame, dan lainnya.

"Mudah-mudahan di akhir Desember, semua petugas pariwisata sudah semua divaksin," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved