Breaking News:

Wacana Provinsi Cirebon Raya, Ditolak 4 Kepala Daerah, Sebut Lebih Baik Fokus Tangani Pandemi

Sejumlah kepala daerah sepakat menolak pendirian Provisi Cirebon Raya, yang belakangan kembali ramai dibicarakan.

TRIBUNCIREBON.COM/AHMAD IMAM BAEHAQI
Wali Kota Cirebon Nasrudin Azis 

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Sejumlah kepala daerah sepakat menolak pendirian Provisi Cirebon Raya, yang belakangan kembali ramai dibicarakan.

Wali Kota Cirebon, Nasrudin Azis, bahkan tak mengizinkan namanya dicantumkan dalam Komite Percepatan Pembentukan Provinsi Cirebon Raya (KP3C) yang dideklarasikan di Kota Cirebon, beberapa waktu lalu.

"Saya tidak pernah memberikan izin nama saya dicantumkan," ujar Azis saat ditemui di Balai Kota Cirebon, Rabu (29/9/2021).

Ia juga mengaku tak tertarik dengan wacana itu karena pemekaran provinsi baru membutuhkan banyak tenaga dan biaya.

Baca juga: Bupati Kuningan Tak Tertarik Dengan Provinsi Cirebon: Dari Provinsi Jabar Kurang Apa Atuh?

Saat ini, menurut Aziz, hal yang lebih penting dari pembentukan provinsi baru ialah menangani pandemi Covid-19 untuk menyelamatkan masyarakat.

Azis juga mengaku lebih memilih untuk berkontribusi lebih besar dalam pembangunan Jawa Barat.

"Mewujudkan visi misi Jabar Juara Lahir Batin," ujarnya.

Namun, Azis mengakui, saat masih menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Cirebon, beberapa waktu lalu, ia sempat membubuhkan tanda tangannya terkait wacana pembentukan Provinsi Cirebon Raya.

Saat itu, kata Azis, ia didatangi beberapa perwakilan KP3C dan menyetujui rencana tersebut.

"Sekarang berkembang dan pemikiran berubah. Saya tegas menolak membahas provinsi baru," kata Azis.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved