Breaking News:

Masih Ingat Qyara, Paskibraka Nasional Asal Garut? Kini Jadi Duta Pancasila, Ingatkan Bahaya Komunis

Qyara Maharani Duta Pancasila Nasional asal Garut mengingatkan kaum milenial mengenai bahaya komunis.

Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar / Sidqi Al Gifari
Pada upacara penurunan bendera pusaka di hari kemerdekaan Indonesia ke-76 di Istana Merdeka, Qyara Maharani Putri bertugas sebagai pembawa baki berisi bendera merah putih untuk diantarkan ke Presiden RI Joko Widodo. 

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Duta Pancasila Nasional asal Kabupaten Garut, Qyara Maharani Putri (16), bicara pentingnya mengenang tragedi Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G30S/PKI). 

Ia mengatakan tragedi tersebut pernah mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia atas percobaan kudeta yang dilakukan oleh Partai Komunis Indonesia.

Peristiwa tersebut menurutnya jangan sampai luput dari ingatan kaum muda sebagai penerus bangsa.

"Kita sebagai kaum muda jangan pernah melupakan sejarah, bahwa pernah ada percobaan kudeta yang dilakukan Partai Komunis Indonesia yang mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujarnya saat dihubungi Tribunjabar.id, Kamis (30/9/2021).

Paham komunis menurutnya tidak bisa diterima oleh bangsa Indonesia karena tidak sesuai dengan Pancasila, agama maupun Undang-undang Dasar 45.

Qyara menjelaskan percobaan kudeta oleh PKI telah terjadi dua kali.

Peristiwa tersebut menurutnya harus menjadi catatan penting yang harus selalu diingat karena taruhannya adalah ideologi Pancasila.

"Yang pertama pada tahun 1948 di Madiun dan peristiwa kedua terjadi pada tahun 1965, yaitu Gerakan 30 September PKI, pada saat itu enam jenderal dan satu perwira gugur oleh kekejaman PKI," ujarnya.

Ia mengatakan gerakan percobaan kudeta yang dilakukan Partai Komunis Indonesia telah berhasil ditumpas sehingga pada setiap tanggal 1 Oktober diperingati sebagai hari Kesaktian Pancasila.

"Hari untuk mengenang dan menghormati jasa pahlawan yang telah gugur, yang telah memperjuangkan Pancasila agar tidak tergantikan oleh ideologi komunis," ucapnya.

Qyara mengajak generasi muda mau pun masyarakat Garut untuk menonton film penumpasan G30S/PKI juga bersatu padu dalam menjaga kedaulatan NKRI dari paham komunis.

"Agar kita semua bisa bersatu padu dalam menjaga negara kedaulatan NKRI dari paham komunis, dan menjaga keutuhan Pancasila di bumi Indonesia," ujar anggota Paskibraka nasional tahun 2021 ini.

Baca juga: Ibu Qyara Tak Henti Menangis & Berdoa, Saat Paskibraka Asal Garut Itu Bawa Bendera di Depan Presiden

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved