Breaking News:

Kerap Dikunjungi & Ada yang Meninggal, Dinas Pariwisata: Curug Panganten Belum Jadi Destinasi Wisata

Meski kerap dikunjungi wisatawan, Curug Panganten ternyata belum menjadi destinasi wisata resmi.

Penulis: Andri M Dani | Editor: taufik ismail
Petugas mengevakuasi jenazah Ariq Fasya yang tenggelam di Curug Penganten, Tanjungsari Sadananya Ciamis, Rabu (29/9/2021). (Dok. Tagana Ciamis/Yulia) 

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS - Curug Panganten di Dusun Cukang Uncal, RT 02 RW 06, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sadananya, Ciamis, lokasi kejadian meninggalnya seorang pelajar SMP Rabu (29/9/2021) sore, ternyata belum resmi menjadi destinasi wisata.

“Baru jadi tempat main biasa. Belum jadi destinasi wisata,” ujar Sekdis Dinas Pariwisata Ciamis, Budi Kurnia kepada Tribun, Kamis (30/9/2021).

Untuk menjadi destinasi wisata, suatu potensi (misalnya keindahan alam), menurut Budi, harus memiliki standar minimal.

Yakni ada pengelolanya, ada fasilitas publik seperti MCK, musala, tempat parkir, dan fasilitas lainnya.

Berikut adanya manajemen (SOP) risiko, sesuai dengan tingkat kerawanan bahaya atau kerawanan bencana suatu objek.

Seperti tersedianya rambu-rambu dan adanya SDM yang bertanggung jawab bila terjadi kondisi bahaya, semacam lifueguard.

“Di Curug Panganten tersebut memang belum tersedia fasilitas minimal tersebut. Karena belum resmi jadi destinasi wisata, belum ada pengelolanya. Dan baru menjadi tempat bermain,” katanya.

Meski baru tempat bermain, tapi Curug Panganten sudah banyak dikunjungi warga dari berbagai daerah.

Ada warga setempat yang berinisiatif mengatur parkir sepeda motor pengunjung. Namun bukan pengelola objek wisata.

Menyusul masuknya musim hujan, menurut Budi, pihak Dinas Pariwisata Ciamis  sudah mengimbau pengelola destinasi wisata alam untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya bencana, seperti longsor, banjir, arus deras, dan hal bahaya lainnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved