Kamis, 9 April 2026

Jumlah Sekolah di Jabar yang Gelar PTM Terus Bertambah, Sebentar Lagi Sekolah Normal?

Dari total 5.033 sekolah tingkat SMA, SMK dan SLB di Jabar, 1.759 sekolah telah melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Tribun Jabar / Handhika Rahman
Kepala Dinas Pendidikan Jabar Dedi Sopandi saat monitoring PPDB Jabar di Indramayu, Kamis (24/6/2021) 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dari total 5.033 sekolah tingkat SMA, SMK dan SLB di Jabar, 1.759 sekolah telah melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Pemprov Jabar terus mempercepat vaksinasi Covid-19 di lingkungan sekolah supaya semakin banyak sekolah yang menggelar PTM.

Kepala Dinas Pendidikan Jabar Dedi Supandi, mengatakan, di awal Oktober 2021, jumlah sekolah yang Ikut melaksanakan PTM akan bertambah seiring dengan semakin matangnya persiapan protokol kesehatan dan percepatan vaksinasi.

"Karena saat ini masih menunggu izin dari orang tua dan satuan tugas Covid-19, PTM terus bertahap," katanya melalui ponsel, Kamis (30/9).

Dedi mengatakan vaksinasi memang bukan syarat untuk menggelar PTM. Kendati demikian, vaksinasi merupakan dari bagian mempercepat pelaksanaan PTM.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di Sumedang, Selesai Disuntik Ratusan Warga Dijamu Santap Siang

Percepatan vaksinasi, katanya, dilakukan dengan berbagai pihak. Contohnya vaksinasi bagi siswa SMA/SMK/SLB di SMKN 1 Cibinong, Bogor, diselenggarakan oleh Badan Intelijen Nasional (BIN), bekerja sama dengan Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I tersebut.

Dedi Sopandi yang juga menjabat Ketua Divisi Percepatan Vaksinasi Covid-19 Jabar ini mengungkapkan saat ini capaian rata-rata vaksinasi di Jabar per hari mencapai 311 ribu. 

"Menuju 37 juta vaksinasi di Jabar, hari ini sudah di atas 21 juta dosis pertama. Sedangkan yang kedua baru mencapai 13 juta, dengan rata-rata harian 311 ribu dosis per hari," tuturnya.

Rinciannya per 29 September 2021, dari target 37,9 juta penerima vaksin, yang telah mendapat vaksin dosis pertama adalah 15,7 juta orang atau 41,46 persen. Kemudian yang mendapat dosis kedua 8,1 juta orang atau 21,37 persennya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved