Breaking News:

Harga Ayam Broiler Kembali Terpuruk Padahal Harga di Pasar Stabil, Peternak Menanggung Kerugian

Setelah sempat naik ke angka Rp 17.500-Rp 18.000/kg hidup (live bird) pada pertengahan September lalu, harga ayam broiler di tingkat peternak di akhir

Penulis: Andri M Dani | Editor: Darajat Arianto
Tribun Jabar/Andri M Dani
Harga Ayam Broiler di Peternak Semakin Terpuruk 

Laporan wartawan Tribunjabar.id, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID,CIAMIS – Setelah sempat naik ke angka Rp 17.500-Rp 18.000/kg hidup (live bird) pada pertengahan September lalu, harga ayam broiler (BR) di tingkat peternak di Ciamis di akhir September ini kembali anjlok ke angka Rp 16.000-Rp 17.000/kg.

Makin jauh dari biaya pokok produksi (BPP/BEP) yakni di kisaran Rp 18.000-Rp 19.000/kg.

“Sudah dua hari harga BR di kisaran Rp 16.000-Rp 17.000/kg hidup di tingkat peternak,” ujar H Kuswara Suwarman, pengelola peternakan ayam Tanjung Mulya Grup Panumbangan Ciamis kepada Tribun Kamis (30/9).

Pada Minggu (19/9) pertengahan September lalu menurut Kuswara, realisasi harga ayam BR di tingkat peternak di Ciamis masih di kisaran Rp 17.500-Rp 18.000/kg.

Kemudian berangsur-angsur turun, dan pada hari Senin (27/9) harga BR di kandang sudah di kisaran Rp 16.500-Rp 17.500/kg.

Pada Rabu (29/9) realisasi harga sudah turun lagi jadi Rp  16.000-Rp 17.000/kg.

Makin menjauh dari biaya pokok produksi yang ditanggung peternak.

Peternak  ayam BR tak kunjung menikmati selisih harga dan terus menerus menanggung rugi.

Sementara di tingkat pasar eceren harga daging ayam potong (BR) stabil di kisaran Rp 36.000-Rp 37.000/kg.

“Sudah dua minggu ini stabil di angka Rp 36.000-Rp 37.000/kg. Harga ayam hidup di bandar juga stabil Rp 20.000/kg ” ujar Iwan, seorang pedagang daging ayam potong di Blok C Pasar Manis Ciamis kepada Tribunjabar.id, Kamis (30/9). (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved