Terhalang Odong-odong Mogok Saat Nanjak, Avanza Masuk Jurang di Palabuhanratu Sukabumi

Mobil Avanza bernomor polisi F 1015 UY terjun ke jurang sedalam sekitar 10 meter di Jalan Raya Jajaway, Kampung Gunung Sumping.

Penulis: M RIZAL JALALUDIN | Editor: Giri
Tribun Jabar/M Rizal Jalaludin
Mobil Avanza bernomor polisi F 1015 UY terjun ke jurang sedalam sekitar 10 meter di Jalan Raya Jajaway, Kampung Gunung Sumping, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (29/9/2021) sore. 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Kabupaten Sukabumi, M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Mobil Avanza bernomor polisi F 1015 UY terjun ke jurang sedalam sekitar 10 meter di Jalan Raya Jajaway, Kampung Gunung Sumping, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (29/9/2021), sekitar pukul 17.00 WIB.

Mobil yang dikemudikan Wahya Permana (51) warga Kampung Otista RT 04 RW 05 Kelurahan Palabuhanratu itu diduga tidak kuat menanjak.

Beruntung sang sopir berhasil selamat.

Wahya mengatakan, dia melaju dari arah Batusapi menuju Citepus.

Peristiwa bermula saat mobil yang dikendarainya hendak menanjak.

Namun, di tanjakan ada odong-odong yang diduga mogok.

Sehingga, mobilnya tidak kuat menanjak dan mundur hingga terjun ke jurang.

"Saya biasa kenceng, tiba-tiba di depan ada odong-odong mogok, mau ambil kanan banyak motor yang lewat. Nah, di situ saya sudah tidak ingat, enggak tahu mesin mati atau hidup. Yang jelas sempat ngerem tiba-tiba mundur," kata Wahya.

Evakuasi mobil Avanza yang terjun ke jurang sedalam sekitar 10 meter di Jalan Raya Jajaway, Kampung Gunung Sumping, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (29/9/2021) sore.
Evakuasi mobil Avanza yang terjun ke jurang sedalam sekitar 10 meter di Jalan Raya Jajaway, Kampung Gunung Sumping, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (29/9/2021) sore. (Tribun Jabar/M Rizal Jalaludin)

Meski tidak ada korban jiwa, akibat peristiwa tersebut mobil mengalami kerusakan pada bagian belakang.

Polisi dibantu warga mengevakuasinya.

"Namanya juga musibah ya siapa yang tahu. Kalau tahu mah saya tadi diam saja di rumah," ucap Wahya. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved