Breaking News:

KP3C Sebut Ciayumajakuning Layak Jadi Provinsi Baru, Katanya Ini Aspirasi Masyarakat Bukan Emosional

Ketua Umum KP3C, Kurniawan Bahtiar, mengatakan, sudah saatnya wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan (Ciayumajakuning) mandiri.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Darajat Arianto
Tribun Cirebon/ Ahmad Imam Baehaqi
ILUSTRASI - Sejumlah pengunjung berfoto di salah satu spot foto areal Obyek Wisata Bukit Antigalau di Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Sabtu (4/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Komite Percepatan Pembentukan Provinsi Cirebon Raya (KP3C) telah dideklarasikan di Kota Cirebon beberapa waktu lalu.

Komite itu berisi para tokoh masyarakat dan akademisi yang siap memperjuangkan pembentukan calon daerah otonomi baru (CDOB).

Ketua Umum KP3C, Kurniawan Bahtiar, mengatakan, sudah saatnya wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan (Ciayumajakuning) mandiri.

Sebab, menurut dia, potensi sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM) di wilayah Ciayumajakuning sangat luar biasa.

"Kami sudah membuktikan dan mengkaji terkait PAD, SDA, SDM, dan aspek ekonominya, hasilnya Ciayumajakuning ini layak mandiri," kata Kurniawan Bachtiar melalui pesan singkatnya, Rabu (29/9/2021).

Ia menargetkan Provinsi Cirebon Raya yang meliputi wilayah Ciayumajakuning telah terbentuk dalam dua tahun mendatang.

Pihaknya juga siap untuk berdialog dengan DPRD Jawa Barat dan DPR RI mengenai pembentukan Provinsi Cirebon Raya.

"Kami akan menempuh langkah-langkah sesuai UU Nomor 23 Tahun 2014, dan ini adalah aspirasi masyarakat, konstitusional bukan emosional," ujar Kurniawan Bahtiar.

Karenanya, Kurniawan meminta Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, memerhatikan aspirasi masyarakat Ciayumajakuning mengenai pemekaran provinsi baru.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved