Kawanan Monyet di Lembang Ikut Ngafe di Pagi Hari, Pemilik Kafe Resah, Takut Ngamuk
Pemilik kafe dan restoran di kawasan Jalan Raya Tangkuban Parahu, Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), kini merasa resah.
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Giri
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Pemilik kafe dan restoran di kawasan Jalan Raya Tangkuban Parahu, Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), kini merasa resah.
Sebab, kawanan moyet kerap turun gunung. Mereka menyerbu kafe dan restoran.
Kawanan monyet tersebut kerap masuk ke area kafe dan restoran saat pagi hari.
Hal itu menyebabkan para pengunjung kafe pun merasa terganggu.
Seorang pemilik kafe dan restoran di kawasan Cikole, Sujud Pribadi, mengatakan, kedatangan kawanan monyet ekor panjang itu terjadi beberapa hari lalu.
Tak cuma sekali melainkan datang beberapa kali.
"Mereka biasanya mulai keluar dari dalam hutan yang berada di belakang area kafe pada pagi hari. Kebetulan di belakang tempat saya itu kan hutan Tangkuban Parahu," ujar Sujud di kafe miliknya, Rabu (29/9/2021).
Kawanan monyet tersebut, kata dia, ternyata mencari makanan yang ada di tempat tersebut ataupun di tempat sampah yang berada di sekitaran kafe dan area wisata di sebelahnya.
Mereka diduga kelaparan.
"Sering juga ada yang diambil bahkan masuk ke dapur cafe karena kebetulan terbuka. Tapi sesekali saya kasih makan juga karena kasihan," katanya.
Atas hal tersebut, Sujud pun merasa khawatir dengan kedatangan kawanan monyet ekor panjang karena selain mengganggu para pelanggannya, monyet itu meresahkan para pemilik cafe yang lain.
"Pasti khawatir karena bahaya juga kalau sampai mengganggu pengunjung. Apalagi kalau sampai mengamuk," ucap Sujud.
Untuk mengantisipasi kejadian itu, pihaknya harus menyiapkan sisa makan agar kawanan monyet itu tidak merangsek atau masuk ke kafe demi mencari makanan.
"Jadi kalau untuk antisipasinya sih, saya siapkan makanan sisa saja buat monyet itu kalau turun," katanya. (*)