Agar Tak Bekerja Lagi di Luar Negeri Hingga Ada yang Depresi, Mantan TKW Dilatih Berwirausaha
Kami berharap mereka tidak kembali bekerja ke luar negeri, diberikannya skill kepada mereka tentunya untuk diimplementasikan agar dapat berwirausaha
Penulis: Dian Herdiansyah | Editor: Darajat Arianto
Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Sukabumi, Dian Herdiansyah
TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Unit Pelayanan Teknis (UPT) Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Bandung Jawa Barat, memberikan pelatihan kewirausahaan kepada PMI Purna, Rabu (29/9/2021). PMI Purna adalah mereka yang sudah pulang ke Tanah Air.
Pada kegiatan ini mereka dilatih kemampuannya agar mampu wirausaha di tanah kelahirannya yang berlangsung di BLK Komunitas Ponpes Salafi Al Fatonah Pasirmalang Gunungguruh dan di Aula Kantor Desa Jabenenggang, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi.
Kepala UPT BP2MI Bandung Jawa Barat, Kombes Pol Erwin Rachmat mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan perlindungan melalui pemberdayaan ekonomi baik kepada pekerja migran Indonesia maupun keluarga.
“Selain itu, memberikan motivasi, membuka wawasan dan memberikan pengetahuan terkait dengan pengembangan ekonomi produktif lainnya dengan memanfaatkan penghasilan yang diperoleh selama bekerja di luar negeri serta memanfaatkan potensi diri sendiri dan lingkungan sekitar. Juga yang terakhir adalah meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan PMI keluarga maupun masyarakat di sekitar agar dapat menciptakan lapangan pekerjaan,” ujarnya.
Kasi Perlindungan dan Pemberdayaan UPT BP2MI Bandung, N Wepy mengatakan, kegiatan ini diharapkan bisa bermanfaat bagi PMI Purna dan keluarga sehingga bisa berdaya secara ekonomi dengan memiliki usaha pasca pelatihan sehingga PMI purna yang dilatih tidak kembali lagi bekerja ke luar negeri.
Sementara itu Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Sukabumi, Yani Marwan sangat mendukung kegiatan tersebut.
“Kami berharap mereka tidak kembali bekerja ke luar negeri, diberikannya skill kepada mereka tentunya untuk diimplementasikan agar dapat berwirausaha sendiri,” ujarnya.
Kepala Desa Jambenenggang, Ojang Apandi mengatakan, ia akan ikut membantu program ini sebagai langkah awal saya berikan ruangan di Kantor Desa Jambenenggang untuk kegiatan.
Selain itu Ojang juga akan memberikan modal kepada peserta pelatihan, jika dirinya kesulitan akan modal usaha setelah diberikan pelatihan.
“Kecamatan Kebonpedes ini merupakan kantongnya PMI di Sukabumi, tidak sedikit kasus yang terjadi di sini, pulang bekerja dari luar negeri bukannya sejahtera akan tetapi depresi, hal itu karena uang jerih payahnya habis dipakai menikah lagi oleh suaminya,” ujarnya.
Untuk itu Ojang mengimbau kepada warganya, untuk memperbaiki nasib tidak harus bekerja di luar negari, di kampong halaman sendiri pun bisa, asalkan ada kemauan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/mantan-tkw-dilatih-wirausaha.jpg)