Breaking News:

Ada Peluang Pelaku UMKM Kota Bandung Ekspor Produk ke Luar Negeri, Begini Caranya

Para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Bandung berkesempatan mengekspor produknya ke berbagai negara melalui program Kampus UMKM

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar / Nazmi Abdulrahman
Kampus UMKM Shopee Ekspor, di Jalan BKR Nomor 27, Kota Bandung. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman.

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Bandung berkesempatan ekspor produk ke berbagai negara melalui program Kampus UMKM Shopee Ekspor.

Head of Public Affairs Shopee Indonesia, Radynal Nataprawira mengatakan, pihaknya berupaya menularkan pengetahuan tentang kemudahan mengekspor berbagai jenis produk ke luar negeri kepada para pelaku UMKM.

Para pelaku UMKM, kata dia, dipersilakan datang langsung ke gedung Kampus UMKM Shopee Ekspor, di Jalan BKR Nomor 27, Kota Bandung.

Pihaknya menyediakan fasilitas lengkap serta pelatihan kepada UMKM lokal agar bisa berkembang di era yang serba digital ini.

"UMKM merupakan bagian tak terpisahkan dari bisnis Shopee, maka dari itu kami menyiapkan Kampus UMKM Shopee dan Kampus UMKM Shopee Ekspor secara serius dan kami berikan akses ini secara gratis," ujar Radynal di Jalan BKR Nomor 27, Kota Bandung, Rabu (29/9/2021).

Para pelaku UMKM ini, kata dia, memiliki potensi yang perlu ditingkatkan melalui bimbingan dan pendampingan agar mampu beradaptasi dengan perubahan pola konsumsi masyarakat yang kini semakin sering belanja  online.

Baca juga: Ekspor Kabupaten Cirebon Selama Agustus 2021 Capai Rp 826 Miliar, Didominasi Furnitur Berbahan Kayu

"Kami juga mempersiapkan program bagi UMKM untuk ikut ekspor produk keluar negeri lewat Program Ekspor Shopee yang kami desain dengan baik, agar UMKM lokal mampu ekspor semudah mengirimkan produk di dalam negeri," katanya.

Nantinya para UMKM itu bakal mendapat pelatihan dan bimbingan terutama untuk mengakses aplikasi Shopee dengan optimal guna memasarkan produknya secara internasional.

Satiap pelaku UMKM yang mengikuti program ini, kata dia, bakal diberikan sembilan modul mulai dari mengunduh aplikasi hingga cara ekspor produk.

Semua edukasi itu, kata Radynal, bakal dilakukan oleh para Trainer Shopee yang sudah profesional dalam bidangnya.

"Harapan kami lewat kampus ini dapat menjadi trigger bagi UMKM lokal bahwa ada kesempatan untuk bisa mengembangkan usaha melalui platform digital dengan mudah dan produknya pun bisa masuk ke pasar global," katanya.

"Semoga dengan seluruh fasilitas yang Shopee hadirkan, target mencapai 500.000 eksportir baru dari Indonesia di tahun 2030 dapat terwujud," tambahnya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved