Breaking News:

Petani Milenial Bidang Kehutanan Mulai Budi Daya Jamur Kayu

Petani milenial bidang kehutanan resmi memulai budi daya komoditas jamur kayu.

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Giri
Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum. (Dok. Humas Jabar) 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Petani milenial bidang kehutanan resmi memulai budi daya komoditas jamur kayu.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, via konferensi video meresmikan kegiatan petani milenial jamur kayu dari Hotel Panorama, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (28/9/2021).

Pak Uu, sapaan Wagub Jabar, mengatakan, jamur kayu merupakan komoditas yang potensial pada masa depan.

Satu di antaranya karena permintaan pasar akan jamur kayu tergolong tinggi.

"Permintaannya sangat luar biasa, namun produksinya kurang. Jamur kayu salah satu komoditas yang diperjuangkan," kata Pak Uu.

Jamur kayu dapat menjadi bahan baku berbagai macam olahan pangan.

Selain dapat menjadi makanan olahan, jamur kayu juga bisa menjadi makanan yang diawetkan dalam kemasan berupa bumbu makanan.

Baglog atau media tanam jamur, yang terdiri dari serbuk gergaji industri pengolahan kayu, sisa budi daya petani milenial dapat dimanfaatkan menjadi pupuk organik maupun bahan bakar berupa wood pellet.

Pak Uu pun meminta petani milenial komoditas jamur kayu untuk mengajak rekan-rekannya bertani.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved