Breaking News:

Liga 1 2021

Liga 1 2021 Bisa Dihadiri Penonton di Stadion, Kata Airlangga Hartarto Harus Dilakukan Ini Dulu

Karena diadakan di tengah pandemi Covid-19, dua kompetisi sepak bola profesional itu harus menerapkan protokol kesehatan ketat.

Editor: Hermawan Aksan
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali bersama Ketua PSSI menemui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Selasa (28/09) 

TRIBUNJABAR.ID – Kompetisi sepak bola Liga 1 dan Liga 2 musim 2021/2022 baru saja bergulir.

Karena diadakan di tengah pandemi Covid-19, dua kompetisi sepak bola profesional itu harus menerapkan protokol kesehatan ketat.

Salah satu penerapan protokol kesehatan itu adalah pertandingan tidak boleh dihadiri penonton di Stadion.

Akan tetapi, Menko Bidang Perekonomian sekaligus penanggung jawab PPKM di Luar Pulau Jawa dan Bali, Airlangga Hartarto, mengatakan tak tertutup kemungkinan penonton bisa hadir di Stadion.

Namun, tentunya hal itu bisa terjadi jika sudah melalui kajian dan syarat-syarat ketat.       

“Jadi tadi saya sampaikan kepada Pak Menpora dan Ketua Umum PSSI, untuk dikaji mungkin dalam jumlah prototipe yang kecil, tapi yang diselenggarakan sekarang masih full tanpa penonton,” kata Airlangga, Selasa (28/2021).

“Tapi nanti sambil berjalan diuji, dievaluasi, termasuk nanti juga evaluasi penyelenggaraan PON Papua kita lihat efek ke depan seperti apa. Liga 2 ini bergulir sampai Desember,” ujarnya.

Airlangga juga menyinggung kegiatan World Superbike (WSBK) yang akan diadakan di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat.

Airlangga mengatakan, Presiden Joko Widodo menginginkan kegiatan tersebut sudah bisa dihadiri penonton dengan jumlah terbatas.

Tak hanya itu, penonton yang hadir langsung di sirkuit juga harus sudah mendapatkan dua kali vaksin Covid-19.

“Superbike dilaksanakan tanggal 11–12 (November) di Mandalika."

"Sekarang kami juga sendang mengecek di lapangan."

"Nah itu Bapak Presiden bilang akan ada penonton 20-25 persen dan persyaratan untuk ditonton adalah bahwa masyarakat di sekitar tempat pelaksana kegiatan itu dosis pertama sudah 75 persen, dan suntikan kedua tentu ditingkatkan,” kata Airlangga.

“Tapi yang nonton syaratnya sudah disuntik dua kali."

"Kami menjaga ring perlombaan karena menjaga ring dari perlombaan ini jadi tantangan tersendiri dari segi keamanan dan juga kesehatan,” katanya. (*)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved