Breaking News:

Taktik Jitu Pep Guardiola dan Peran Gabriel Jesus di Kemenangan Manchester City atas Chelsea

Bermain tanpa striker murni, Pep Guardiola mempercayakan trio penyerang, Jack Grealish, Phil Foden dan Gabriel Jesus.

Editor: Ravianto
Twitter @Man_citynews
Striker Manchester City Brasil Gabriel Jesus merayakan dengan rekan satu timnya setelah dia mencetak gol pembuka timnya selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Chelsea dan Manchester City di Stamford Bridge di London pada 25 September 2021. 

TRIBUNJABAR.ID, LONDON - Gol tunggal Gabriel Jesus berhasil membawa Manchester City mengalahkan tuan rumah Chelsea dalam pekan keenam Liga Inggris 2021/2022, Sabtu (25/9/2021) malam waktu Indonesia.

Kemenangan tersebut mengakhiri catatan buruk City yang di tiga laga sebelumnya selalu menelan kekalahan saat melawan tim asuhan Thomas Tuchel itu.

Bermain tanpa striker murni, Pep Guardiola mempercayakan trio penyerang, Jack Grealish, Phil Foden dan Gabriel Jesus.

Nama yang disebutkan terakhir adalah pemain yang paling menjadi sorotan pada laga yang digelar di Stamford Bridge tersebut.

Striker Manchester City Brasil Gabriel Jesus merayakan dengan rekan satu timnya setelah dia mencetak gol pembuka timnya selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Chelsea dan Manchester City di Stamford Bridge di London pada 25 September 2021.
Striker Manchester City Brasil Gabriel Jesus merayakan dengan rekan satu timnya setelah dia mencetak gol pembuka timnya selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Chelsea dan Manchester City di Stamford Bridge di London pada 25 September 2021. (BEN STANSALL / AFP)

Selain mampu mencetak gol penentu kemenangan, ia juga mampu tampil imresif di sisi kanan penyerangan City, dengan beberapa kali menciptakan peluang berbahaya.

Jesus yang notabene adalah seorang striker, digeser Pep untuk bermain menjadi penyerang sayap. Dan yang mengisi pos di penyerang tengah adalah Foden.

Jesus memang sudah melakoni peran barunya tersebut sejak di awal musim.

Ia juga mengaku bahwa menjadi penyerang sayap adalah posisi utamanya sejak dulu, sebelum berkostum City.

“Saya tidak punya preferensi, tetapi sebagian besar hidup saya, saya bermain sebagai pemain sayap atau striker kedua, tidak pernah sebagai striker utama,” kata Jesus dikutip dari laman resmi Man City.

Penampilan Jesus sebagai penyerang sayap memang terbukti lebih memberikan impact untuk City.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved