Pelajar SMAN 1 Cisarua KBB Ini Bikin Usaha Mikro, Manfaatkan Digital Marketing Raup Jutaan Rupiah
Apa jadinya saat pelajar SMA berkumpul dan membuat usaha mikro dan menghasilkan uang jutaan, seperti pelajar di SMAN 1 Cisarua Kabupaten Bandung Barat
Penulis: Cipta Permana | Editor: Mega Nugraha
Laporan wartawan TribunJabar.id, Cipta Permana.
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pelajar SMA dan SMK di Bandung dan Jakarta mendapat mendampingan kewirausahaan di masa pandemi Covid-19 lewat program Prestasi Junior Indonesia (PJI).
"Dalam program tersebut, para peserta bersaing dan telah memaparkan kinerja bisnis mereka dalam kegiatan daring Regional Student Company Competition 2021," ujar Co-Founder & Academic Advisor Prestasi Junior Indonesia, Robert Gardiner melalui keterangan tertulis yang diterima TribunJabar.id, Minggu (26/9/2021).
Kegiatan itu digelar bersama Citibank N.A., Indonesia (Citi Indonesia), PT AIG Insurance Indonesia (AIG Indonesia), dan PT Marsh Indonesia (Marsh Indonesia) melalui JA Company Program. Ada 323 pelajar SMA/SMK di Jakarta dan Bandung yang ikuti program tersebut.
Robert menjelaskan, menjelang puncak program pada November mendatang, para pelajar yang berasal dari 15 sekolah tersebut, menghasilkan empat perusahaan siswa terbaik berdasarkan hasil penilaian juri.
Baca juga: Hiu Tutul 2 Ton Mati Terdampar di Cianjur Selatan, Dagingnya Dipotong Warga Ramai-ramai
“Selama empat bulan beroperasi, kelima belas usaha mikro ini terbukti berhasil memperoleh total pendapatan bisnis mencapai Rp. 110 juta dengan mengandalkan konsep digital marketing dari produk-produk yang dihasilkannya. Mereka yang terbaik, berhak mewakili daerahnya untuk memperebutkan tiket emas ajang bisnis Asia Pasifik di kompetisi tingkat nasional," ucapnya.
Robert menjelaskan, selain mencari yang terbaik dari potensi bakat pengusaha muda, melalui program ini, para pelajar tidak hanya memperoleh pengalaman pertama berwirausaha.
"Namun juga memiliki kesempatan untuk mengembangkan keterampilan abad ke-21 yang sangat dibutuhkan, seperti berpikir kritis dan pemecahan masalah yang kompleks, komunikasi, kolaborasi, serta kreativitas," katanya.
Country Head of Corporate Affairs Citi Indonesia, Puni A. Anjungsari mengatakan pihaknya bersama PJI konsisten memberdayakan generasi muda untuk berwirausaha sejak tujuh tahun lalu melalui nilai investasi yang mencapai hingga lebih dari Rp 18 miliar.
Melalui hibah yang diberikan, para siswa tidak hanya dilatih untuk berpikir kreatif dan inovatif dalam mengembangkan ide bisnis.
"Hal ini sejalan dengan prakarsa global Citi dan Citi Foundation yaitu Pathways to Progress, yang berupaya mendorong percepatan peningkatan taraf hidup dan peluang ekonomi bagi generasi muda.” ujarnya.
Salah satu usaha mikro bentukan pelajar program Student Company adalah Mico SC dari SMAN 1 Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Bisnis yang dikelola oleh 34 pelajar ini menawarkan Mico T-Shirt, kaus berbahan katun dengan desain khusus dari kreasi gambar anak-anak.
Dalam waktu empat bulan beroperasi, Mico Student Company berhasil menjual 72 paket Mico T-Shirt melalui marketplace dan media sosial dengan total pendapatan bisnis mencapai Rp. 7,3 juta.
"Empat sekolah terbaik akan bersaing dengan sekolah-sekolah dari regional lainnya dalam kompetisi bisnis tingkat nasional, Indonesia Student Company of the Year Competition 2021, yang diselenggarakan secara daring pada November mendatang," katanya. (Cipta Permana).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/sisswa.jpg)