Breaking News:

DPRD Jabar Awasi Pembelajaran Tatap Muka Terbatas, Mengantisipasi Penularan Covid-19

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Barat mengawasi proses Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas yang mulai diberlakukan secara bertahap di

Dok. Humas DPRD Jabar
Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat meninjau pelaksanaan PTM terbatas di SMAN 1 Kota Cimahi. 

BANDUNG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat mengawasi proses Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas yang mulai diberlakukan secara bertahap di sekolah-sekolah di Jawa Barat.

Dewan mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan yang menjadi syarat utama PTM Perbatas untuk mencegah penularan Covid-19 di sekolah.

Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat pun contohnya meninjau kesiapan pelaksanaan PTM terbatas di SMAN 1 Kota Cimahi.

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Iwan Suryawan, mengaku pihaknya siap mendukung penuh proses pembelajaran tatap muka tersebut apabila pihak sekolah sudah melakukan standar operasional yang di tetapkan.

“Alhamdulillah kita mendapatkan sample dari SMAN 1 Cimahi yang sudah melakukan pembelajaran tatap muka, mereka melaksanakan SOP dalam penerapannya. Insyaallah komisi V mendukung proses ini berjalan dan tentunya protokol kesehatan tidak boleh kendor," kata Iwan, di Kota Cimahi, Rabu, (22/9/2021).

Iwan mengatakan apabila vaksinasi sudah terlaksana dengan maksimal, baik bagi pengajar maupun peserta didiknya, maka pembelajaran tatap muka dapat berjalan dengan normal kembali.

“Dan yang terpenting vaksinasi sudah di laksanakan sehingga pembelejaran normal sudah bisa di lakukan," jelas Iwan.

Iwan pun berharap semua sekolah mendukung kebijakan tersebut dengan begitu ke depan pembelajaran di setiap sekolah akan berjalan dengan baik.

“Apabila semua civitas sekolah mendukung kebijakan ini, semua pelaksanaan bisa berjalan dengan lancar baik guru, siswa maupun staf-staf bersatu untuk menguatkan pembelajaran tatap muka yang mampu menerapkan protokol kesehatan yang erat dan ketat tetapi pembelajaran yang mudah di pahami oleh siswa," tutur Iwan.

Kunjungan serupa dilakukan dewan di Kabupaten Bandung. Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Abdul Muiz, mengatakan pihaknya mengapresiasi PTM Terbatas yang didasari oleh kerja sama pihak pihak terkait yaitu Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII Jawa Barat.

Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat meninjau pelaksanaan PTM terbatas di SMAN 1 Baleendah, Kabupaten Bandung.
Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat meninjau pelaksanaan PTM terbatas di SMAN 1 Baleendah, Kabupaten Bandung. (Dok. Humas DPRD Jabar)

"Komisi V meninjau langsung persiapan PTM, Alhamdulillah PTM sudah dimulai dan suksesnya pelaksanaan vaksinasi di SMAN 1 Baleendah. Alhamdulillah pelaksanaan PTM telah dilakukan dengan berkoordinasi bersama stakeholder terkait dalam hal ini ialah KCD Pendidikan Wilayah VIII, dan satgas Covid setempat," ucapnya saat meninjau PTM serta vaksinasi di SMAN 1 Baleendah, Kabupaten Bandung, Selasa, (21/9/2021).

Abdul Muiz juga mengucapkan terima kasih khusunya kepada orang tua murid yang berperan dalam suksesnya vaksinasi yang digelar demi menyukseskan PTM, selain itu apresiasinya kepada seluruh civitas  SMAN 1 Baleendah yang telah sukses melaksanakan PTM.

Dirinya berharap dengan telah terlaksananya PTM, ini bisa kembali mendongkrak kualitas pembelajaran setelah selama pandemi ini melalui daring, ke depannya pihaknya mengingatkan seluruh civitas sekolah agar selalu patuh dalam protokol kesehatan Covid-19.

"Kami apresiasi untuk seluruh civitas SMAN 1 Baleendah yang telah sukses melaksanakan PTM, dan berharap kualitas pembelajaran bisa lebih baik setelah PTM bergulir ini, serta kami juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah menciptakan kesuksesan PTM ini dengan standar Covid-19,  tidak lupa juga kami menghimbau prokes tetap diutamakan dan kontribusi semua pihak untuk prokes," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved