Sabtu, 18 April 2026

Kondisi Terkini Distrik Kiwirok Papua Setelah Diserang KKB, 17 Warga Dievakuasi

Seusai penyerangan yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB), sebanyak 17 warga telah dievakuasi dari Distrik Kiwirok, Papua.

Editor: Giri
Istimewa/Kompas.com
Kebulan asap yang berasal dari sejumlah bangunan yang dibakar KKB di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Senin (13/9/2021). 

TRIBUNJABAR.ID, JAYAPURA - Seusai penyerangan yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB), sebanyak 17 warga telah dievakuasi dari Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua

Situasi keamanan di Distrik Kiwirok mulai dikendalikan oleh aparat gabungan TNI-Polri yang sudah berhasil menguasai bandara setempat. 

"Ya, bandara sudah bisa kita kuasai," ujar Direskrimum Polda Papua, Kombes Faizal Ramadhani, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (25/9/2021).

Setelah Bandara Kiwirok dikuasai, akses penerbangan sudah mulai bisa dilakukan dengan lancar karena KKB mulai menjauh.

Sejak Jumat (24/9/2021) hingga Sabtu (25/9/2021) pagi, setidaknya sudah ada empat penerbangan yang berhasil masuk dan keluar Distrik Kiwirok.

"Total sudah empat sorti (penerbangan), sudah 17 warga dievakuasi dan 31 personel berhasil masuk Kiwirok," katanya. 

Dengan jumlah tambahan tersebut, total sudah ada 66 personel yang berada di Distrik Kiwirok.

Dari jumlah itu, 56 orang berasal dari Satgas Nemangkawi dan 10 orang dari Polres Pegunungan Bintang.

Situasi keamanan di Distrik Kiwirok diketahui mulai terganggu sejak 13 September 2021.

Saat itu, KKB Ngalum Kupel pimpinan Lamek Taplo, terlibat kontak senjata dengan aparat keamanan.

Dari kejadian tersebut, seorang anggota TNI mengalami luka tembak di bagian tangan, sedangkan Elly M Bidana, komandan operasi KKB Ngalum Kupel tewas dan dua anggota KKB lainnya terluka.

Setelah kontak senjata, KKB justru turun ke pusat Kota Kiwirok dan membakar sejumlah fasilitas umum, seperti puskesmas, sekolah, hingga kantor Bank Papua.

Dalam aksi tersebut, seorang nakes, Gabriella Maleani tewas dan empat nakes lainnya terluka.

Saat ini, 35 personel Satgas Nemangkawi telah berhasil masuk ke Kiwirok setelah berjalan kaki selama 30 jam dari Distrik Oksibil.

Pada Kamis (23/9/2021), Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri, menyatakan siap mengevakuasi masyarakat sipil yang ingin keluar dari Kiwirok selama situasi keamanan belum kondusif. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "TNI-Polri Kuasai Bandara Kiwirok, 17 Warga Berhasil Dievakuasi", Klik untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2021/09/25/093335978/tni-polri-kuasai-bandara-kiwirok-17-warga-berhasil-dievakuasi?page=all#page2.

Sumber: Kompas
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved