Breaking News:

Hujan Lebat Guyur Ciamis, Tanah Longsor Terjadi di Tujuh Titik di Desa Nasol

Hujan lebat yang mengguyur Ciamis sejak pukul 16.00 pada Sabtu (25/9), setidaknya telah menimbulkan tujuh titik longsor di lima dusun di Desa Nasol.

Penulis: Andri M Dani | Editor: Giri
Tanah longsor terjadi di Dusun Desa, RT 12 RW 04 Desa Nasol, Cikoneng, Ciamis Sabtu (25/9/2021) sore. (Dok. Rifa) 

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Hujan lebat yang mengguyur Ciamis sejak pukul 16.00 pada Sabtu (25/9), setidaknya telah menimbulkan tujuh titik longsor di lima dusun di Desa Nasol, Kecamatan Cikoneng, Ciamis.

Warga di kaki Gunung Sawal tersebut khawatir ancaman longsor meluas.

“Itu yang kejadian menjelang magrib tadi sekitar pukul 17.30. Malam ini barusan ada lagi laporan saya cek langsung ke lokasi bersama babinsa dan Bhabinkamtibmas,” ujar Kades Nasol, Darisyanto, kepada Tribun, Sabtu (25/9/2021) malam.

Ketujuh titik longsor tersebut dua titik di Dusun Cikuda, satu titik di Dusun Sigung I, satu titik di Dusun Sigung 2, satu titik di Dusun Desa, dan dua titik di Dusun Batu Malang.

“Belum lagi yang kecil-kecil. Yang tujuh titik longsor tersebut lumayan besar. Kami masih melakukan pendataan. Hujan masih turun,” katanya.

Di Dusun Cikuda, menurut Kades Darisyanto, longsor tebing menimpa jalan sehingga ruas jalan yang menghubungkan Desa Nasol dan Desa Darmacaang terputus.

Di Dusun Sigung 1, benteng tembok masjid  runtuh menimpa rumah warga yang ada di bawahnya.

Sedangkan di Dusun Sigung 2, tebing longsor menimpa selokan.

Di Dusun Palasari, benteng rumah warga ambruk.

Di Dusun Desa, tepatnya di RT 13 RW 04, tebing setinggi 12 meter runtuh selebar delapan meter menimpa selokan di bawahnya.

“Ada dua rumah di bawah tebing terancam termasuk rumah saya. Dan tiga rumah di atas tebing juga terancam. Kejadiannya tadi menjelang magrib. Sekarang hujan masih turun disertai petir," ujar Rifa, warga  Dusun Desa RT 12 RW 04 Desa Nasol kepada Tribun, Sabtu (25/9) malam.

Lantaran hujan masih turun, warga, menurut Rifa, sangat khawatir kalau terjadi longsor susulan dan longsor lebih luas.

“Khawatir makin banyak rumah yang terancam. Apalagi kalau sampai selokan tertimbun longsor, airnya meluap, akan lebih banyak rumah warga yang terancam,” katanya. (andri m dani)


Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved