Breaking News:

Drama di Balik Penetapan Tersangka Azis Syamsuddin oleh KPK, Ngaku Isoman, Dites Ternyata Nonreaktif

Penetapan tersangka Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsudin oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diwarnai drama.

Editor: Mega Nugraha
Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin ditahan seusai diperiksa di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta, Sabtu (25/9/2021) dini hari. Ia menjadi tersangka dugaan kasus suap dana alokasi khusus (DAK) di Lampung Tengah.(KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO) 

TRIBUNJABAR.ID,JAKARTA- Penetapan tersangka dan penangkapan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin diwarnai drama.

Azis Syamsuddin ditetapkan sebagai tersangka pada Jumat (24/9/2021). Dia dijerat Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Dalam kasus itu, Azis diduga menyuap mantan penyidik KPK, AKP Stepanus Robin Pattuju sekitar Rp3,1 miliar dari komitmen awal Rp4 miliar.

Penangkapan Azis Syamsuddin berawal saat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Azis Syamsudin untuk diperiksa pada Jumat (24/9/2021).

Baca juga: Kini Jadi Tahanan KPK, Ini Harta Kekayaan Azis Syamsuddin, Bertambah Rp 3,8 M selama Pandemi

Namun, hingga sore, Azis Syamsuddin tidak datang ke Gedung Merah Putih KPK. Rupanya, belakangan diketahui, Azis diduga mengulur waktu dengan mengirim surat pada KPK bahwa dia sedang isolasi mandiri (Isoman).

Karenanya, Azis meminta pengunduran jadwal pemeriksaannya hingga pada 4 Oktober 2021.

Karena dinilai tidak kooperatif, KPK akhirnya mencari keberadaannya dan menemukannya di kediaman pribadinya di kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan.

Kemudian, KPK pun langsung menjemput paksa sang politikus Golkar tersebut di kediamannya.

Ketua KPK Firli Bahuri mengaku tidak mau langsung percaya Azis sedang isoman karena sempat berinteraksi dengan orang yang dinyatakan positif Covid-19.

Pasalnya, keterangan Azis dibutuhkan untuk mendalami perkara.

"Mengingat yang bersangkutan meminta penundaan pemanggilan dan pemeriksaan hari ini karena mengaku sedang menjalani isoman sebab sempat berinteraksi dengan seseorang yang dinyatakan positif Covid-19," kata Firli Bahuri.

Bahkan, KPK sampai membawa tim medis untuk memastikan Azis bebas dari paparan Covid-19. Setelah dicek, Azis dinyatakan nonreaktif Covid-19 dan bisa langsung dibawa ke Gedung Merah Putih KPK.

"Maka KPK mengkonfirmasi dan melakukan pengecekan kesehatan yang bersangkutan yang dilakukan oleh tim penyidik dengan melibatkan petugas medis."

"Pengecekan kesehatan terhadap AZ (Azis Syamsuddin) berlangsung di rumah pribadinya dengan hasil ternyata menunjukkan nonreaktif Covid-19 sehingga bisa dilakukan pemeriksaan oleh KPK," kata Firli dalam konferensi pers, dikutip dari tayangan Youtube Kompas TV, Sabtu (24/9/2021).

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Penangkapan Azis Syamsuddin Diwarnai Drama, Ngaku sedang Isoman hingga Berakhir Dijemput Paksa

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved