Breaking News:

Dirlantas Polda Jabar Sebut Ganjil Genap Turunkan Mobilitas Warga di Bandung Raya dan Puncak Bogor

Penerapan ganjil genap diklaim menurunkan mobilitas kendaraan yang masuk ke Bandung Raya dan kawasan Puncak Bogor, pada akhir pekan ini.

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar/ Nazmi Abdurrahman
Dirlantas Polda Jabar Kombes Pol Eddy Djunaedi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman.

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Penerapan ganjil genap diklaim menurunkan mobilitas kendaraan yang masuk ke Bandung Raya dan kawasan Puncak Bogor, pada akhir pekan ini.

Hal itu dikatakan Direktur Lalu Lintas Polda Jabar, Kombes Pol Eddy Djunaedi saat dihubungi, Sabtu (25/9/2021).

Dikatakan Kombes Pol Edy Djunaedi, mobilitas warga di kawawan puncak menurun hingga sekitar 25 persen dibandingkan pekan sebelumnya.

"Sedangkan untuk ke arah Bandung itu mobilitas turun sekitar 20 persen hingga 30 persen," ujar Edy.

Di wilayah hukum Polda Jabar, kata dia, ada 43 titik pemberlakuan ganjil-genap di berbagai kota dan kabupaten.

Edy berharap, masyarakat semakin patuh agar tidak terjadi peningkatan mobilitas kendaraan setiap akhir pekannya.

Baca juga: Yess, Tak Ada Ganjil Genap di Wisata Paralayang Majalengka, Ayo Main, Tapi Wajib Prokes

"Jadi harapannya demikian, penurunan ini jadi cerminan masyarakat sudah patuh untuk tidak meningkatkan mobilitas," katanya.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat agar terus menahan diri untuk tetap berwaspada karena pandemi Covid-19 ini belum berakhir.

"Dan jangan euforia dengan tren turunnya angka Covid-19 ini tapi tetap harus waspada dengan terus menerapkan protoko kesehatan yang ketat," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved