Jumat, 10 April 2026

Camat di Kota Bandung Kembali Perdalam Pemahaman Al Quran lewat Program Oded M Danial, Geulisan

Para camat di Kota Bandung mulai memperdalam pemakaman terhadap Al Quran lewat program Geulisan dari Wali Kota Bandung Oded M Danial.

Tribun Jabar / Muhamad Nandri Prilatama
Wali Kota Bandung Oded M Danial meluncurkan program terbarunya untuk warga Kota Bandung. Yakni Geulisan ata Gerakan Urang Nulisan Al Quran. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Para camat di Kota Bandung mulai memperdalam pemakaman terhadap Al Quran lewat program Geulisan dari Wali Kota Bandung Oded M Danial yang diluncurkan pada Kamis (23/9/2021).

Geulisan merupakan Gerakan Urang Nulisan Al Quran. Para camat mendapatkan sosialisasi untuk menulis dan menebalkan Alquran. 

Wali Kota Bandung, Oded M Danial mengungkapkan Geulisan ini sebagai bagian dari rangkaian hari jadi Kota Bandung (HJKB) 211 yang bakal diperingati pada 25 September 2021.

"Tujuan kami membuat gerakan ini ya tidak lain untuk mengajak warga termasuk para camat untuk menulis All Quran serta menyosialisasikan kepada warga untuk mencintai Al Quran melalui menulis," kata Oded M Danial di Pendopo, Jumat (24/9/2021).

Menurut Oded, dengan menggencarkan menulis Al Quran, maka secara tak langsung warga akan membaca kitab suci umat Islam tersebut. Namun, kalau membaca itu belum tentu bisa menulisnya.

Baca juga: Wali Kota Bandung Luncurkan Program Geulisan, Upaya Agar Warga Kota Bandung Cinta Al Quran

"Alhamdulillah bersama Cordoba Internasional kami berkolaborasi mengajak warga cintai Al Quran," katanya.

Direktur Cordoba Internasional, Usman El Qurtubi menjelaskan bahwa Al Quran tulis yang kini diperkenalkan oleh Pemkot Bandung merupakan ide besar anak-anak Bandung yang ada di perusahaan Cordoba dan asli Bandung.

Bergerak di bidang penerbitan dan kreatif, membuat Cordoba Internasional, ujar Usman, tergerak untuk lebih memperkenalkannya lagi ke khalayak.

"Semoga dengan telah diluncurkannya Geulisan dapat semakin memperkenalkan Al Quran ke masyarakat utamanya dimulai dari Bandung dan selanjutnya bisa sampai se-Jawa Barat," katanya.

Al Quran tulis yang diluncurkan ini, teknisnya kata Usman, hampir sama dengan Al Quran pada umumnya, yakni terdiri dari 30 juz. Namun, tulisan Al Quran disamarkan sekitar 25 persen.

"Jadi, dengan begitu anak-anak atau orang dewasa bisa belajar menulis Al Quran dengan cara menebalkan tulisan Al Quran yang samar itu. Kami juga saat ini tinggal menunggu langkah dari Pemkot Bandung untuk teknis berikutnya," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved