Breaking News:

Sahrul Gunawan Apresiasi Bank Sampah Mandiri Tematik Magot di Cileunyi, Dipilah Dari Rumah Warga

Warga RW 07, Desa Cileunyi Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, mampu mengelola sampah sendiri dengan mendirikan Bank Sampah Mandiri Tematik

Dok. Humas Pemkab Bandung
Wakil Bupati Bandung, Sahrul Gunawan, memberi makan lele sebagai bagian dari pengelolaan sampah mandiri di RW 7, Desa Cileunyi Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jumat (24/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Warga RW 07, Desa Cileunyi Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, mampu mengelola sampah sendiri dengan mendirikan Bank Sampah Mandiri Tematik Magot.

Wakil Bupati Bandung, Sahrul Gunawan, mengapresiasi warga RW 7, Desa Cileunyi Wetan yang mampu mengelola sampah secara mandiri.

"Kami sangat mengapresiasi tata kelola sampah di RW 07, semuanya sudah mandiri. Semua warga sudah memilah antara sampah organik dan non organik," ujar Sahrul, saat kegiatan Jumat Bersih, di Desa Cileunyi Wetan, Kecamatan Cileunyi, Jumat (24/9/2021).

Sahrul mengatakan, sampah organiknya mereka masukkan ke lubang biopori dan dijadikan pakan magot, lalu magotnya dijadikan pakan hewan ternak, seperti lele.

"Sementara sampah non organiknya diserahkan ke bank sampah. Artinya sampah-sampah yang dihasilkan sudah bisa diselesaikan mulai dari rumah,” kata Sahrul.

Sahrul mengungkapkan, dalam rangka memperingati World Clean Up Day 2021, Pemkab Bandung melalui Dinas Lingkungan Hidup menggelar gerakan bersih-bersih, yang dilaksanakan mulai dari 12 – 24 September 2021.

Sahrul menuturkan, gerakan World Clean Up Day, dapat menjadi stimulus bagi generasi muda untuk turut menjaga kebersihan lingkungan.

“Kegiatan ini bisa dijadikan sebagai stimulus bagi anak-anak kita, untuk senantiasa melestarikan lingkungan,” kata Sahrul.

Sahrul mengajak, seluruh masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, dalam rangka mewujudkan Kabupaten Bandung yang bersih dan sehat.

“Sebagaimana yang diperintahkan undang-undang, bahwa setiap masyarakat wajib menangani sampah rumah tangganya  secara berwawasan lingkungan," ujarnya.

Oleh karena itu, kata Sahrul, pihaknya mengajak masyarakat semua untuk bersama-sama menjaga lingkungan mulai dari rumah tangga.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap kesadaran masyarakat Kabupaten Bandung terhadap lingkungan dapat terus meningkat. Jika semua warga bisa mengolah sampah di rumah, Insya Allah Kabupaten Bandung akan bersih sampah,” ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved