Breaking News:

Polres Ciamis Bekuk Penganiaya NU Hingga Meninggal di Warung Kopi di Pangandaran, Diciduk di Cirebon

Gara-gara cemburu buta, seorang pemuda (pelaku) dibekuk polisi seusai menganiaya satu temannya di Pangandaran hingga meninggal dunia.

Penulis: Padna | Editor: Darajat Arianto
Dok. Riswana
Pelaku penganiayaan NU di sebuah warung kopi saat berada di Polres Ciamis, Jumat (24/9/2021). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Gara-gara cemburu buta, seorang pemuda (pelaku) dibekuk polisi seusai menganiaya satu temannya di Pangandaran hingga meninggal dunia.

Pelaku bernama Widiyanto asal Selajambe Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat ini dihadiahi timah panas karena saat hendak ditangkap pelaku melawan petugas Kepolisian Resor Ciamis serta Resmob Mabes Polri.

Sebelumnya, pelaku ditangkap seusai menganiaya korban berinisial NA (35) Warga Desa Putrapinggan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat seusai melerai keributan di warung kopi pada hari Sabtu atau malam Minggu (14/8/2021) sekitar pukul 23:00 WIB.

Dan diketahui, warung kopi tersebut berada di samping jalan raya Kalipucang - Pangandaran blok Baturikel Desa Putrapinggan, Kecamatan Kalipucang.

Kapolres Ciamis AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi menyampaikan, peristiwa penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa manusia itu terjadi ketika pelaku cemburu buta melihat Novi datang bersama Nunu di warung kopi.

Kapolres Ciamis AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi saat konferensi pers di Mapolres Ciamis, Jum'at (24/9/2021) pagi. Konferensi pers tersebut tentang penganiayaan hingga korbannya meninggal di sebuah warung kopi di Pangandaran.
Kapolres Ciamis AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi saat konferensi pers di Mapolres Ciamis, Jum'at (24/9/2021) pagi. Konferensi pers tersebut tentang penganiayaan hingga korbannya meninggal di sebuah warung kopi di Pangandaran. (Dok. Riswana)

"Tanpa basa-basi, pelaku menganiaya temannya tersebut dengan botol miras hingga kepalanya bocor," ujar Wahyu melalui press releasenya seusai Konferensi Pers di Mapolres Ciamis, Jum'at (24/9/2021) pagi.

Kemudian, lanjut Ia, datang korban kedua NU yang tidak lain teman pelaku sendiri yang berusaha melerai perkelahian kedua temannya.

"Namun saat mencoba melerai, dengan seketika pelaku langsung menyerang dan menganiaya korban hingga terpapar. Dan karena pukulan disertai tendangan ke bagian ulu hati yang mengakibatkan korban meninggal dunia," katanya.

Menurut Kapolres, pelaku sempat kabur dan berpindah-pindah tempat sampai akhirnya pelaku diamankan di Cirebon.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved