Breaking News:

Partai Demokrat: Kubu KLB Deliserdang Mencabut Gugatan, Terima Kasih

Kuasa hukum Partai Demokrat, Bambang Widjojanto, mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada Yosef yang telah mencabut gugatannya.

Tribunnews.com/Rizal Bomantama
Bambang Widjojanto, Kamis (27/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta menunda sidang gugatan perkara No.154/G/2021/PTUN-JKT antara pihak Pro KLB Deliserdang (penggugat) dengan Menkumham (tergugat) dan DPP Partai Demokrat (tergugat II intervensi), Kamis (23/9/2021).

Penundaan ini disebabkan penggugat, Yosef Benediktus Badeoda, yang sebelumnya bergabung dengan pihak Moeldoko tersebut secara tiba-tiba mencabut gugatannya sesaat sebelum sidang Pengadilan TUN dimulai. 

Hal ini terungkap ketika di awal sidang, Ketua Majelis Hakim Bambang Soebiantoro menyampaikan adanya surat dari Yosef sebagai penggugat yang mencabut surat kuasa kepada pengacaranya, sekaligus mundur sebagai penggugat dari perkara ini.

Kuasa hukum Partai Demokrat, Bambang Widjojanto, mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada Yosef yang telah mencabut gugatannya.

"Ini adalah bentuk kepeduliannya terhadap masa depan Partai Demokrat dan komitmennya terhadap demokrasi di Indonesia," katanya melalui siaran tertulis, Jumat (24/9/2021).

Baca juga: Kongres 2020 Sesuai Aturan, Kader Partai Demokrat Yakin MA Bakal Tolak Permohonan KLB Deli Serdang

Mantan pimpinan KPK itu melanjutkan, hal ini patut dicontoh oleh para peserta KLB ilegal lainnya yang masih merasa dirinya kader dan mengaku ingin membesarkan partai. 

“Kalau merasa dirinya kader tapi terus mengganggu, justru harus dipertanyakan kekaderannya,” kata Bambang Widjojanto.

Bambang Widjojanto juga menyebutkan bahwa dengan adanya pencabutan gugatan ini sudah sepatutnya Majelis Hakim mengambil sikap untuk mempertimbangkan kelanjutan dari gugatan tersebut.

“Alasannya, gugatan ini mereka ajukan secara bersama-sama, bukan sendiri-sendiri sehingga jika ada salah satu Penggugat yang mundur semestinya gugatan otomatis gugur," kata Bambang Widjojanto.

Terkait agenda persidangan selanjutnya, Heru Widodo yang juga anggota tim hukum Demokrat menyebut sidang lanjutan perkara ini akan dilaksanakan pada Senin 27 September 2021.

Majelis Hakim akan mendengarkan sikap dari para pihak sehubungan pencabutan surat kuasa dan gugatan ini.

“Kita lihat sikap majelis pada sidang selanjutnya, apakah dengan pencabutan gugatan perkara ini akan dilanjutkan atau digugurkan? Namun yang terpenting, sekali lagi terima kasih Bung Yosef, mudah-mudahan hal ini juga dapat menginspirasi penggugat lainnya, demi demokrasi dan kepastian hukum di Negeri kita,” kata Heru.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved