Breaking News:

Cari Sinyal, Siswa di Pelosok Sumedang ini Harus Belajar di Atas Genting atau ke Sisi Hutan

"Mudah-mudahan pemerintah bisa memfasilitasi daerah kami untuk bisa mendapatkan akses jaringan internet, terlebih di masa pandemi Covid-19," ujarnya. 

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Tribun Jabar/Kiki Andriana 
Sejumlah siswa di Dusun Cibubut, Desa Jayamekar, Kecamatan Cibugel, Kabupaten Sumedang tengah belajar daring di atas genting MCK, Jumat (24/9/2021). 

Laporan Kontributor TribunJabar. Id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG- Sejumlah pelajar di Dusun Cibubut RT 03/05, Desa Jayamekar, Kecamatan Cibugel, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, berjalan kaki hingga 1 kilometer lebih menyusuri Taman Buru Gunung Masigit Kareumbi.

Para pelajar itu berusaha mendapatkan jaringan internet yang masih sulit di wilayah tersebut. 

Setiap hari, mereka terpaksa berkumpul di pinggir hutan karena tak bisa belajar di rumah masing-masing akibat masalah jaring internet.

Bahkan, untuk mencari lokasi yang ada sinyal internetnya, sejumlah siswa pun harus belajar di atas genting mandi, cuci, dan kakus (MCK) lantaran di atas genting itu mereka bisa mendapatkan sinyal

Resty Lismawati, siswa kelas 9 SMP MTs As Sarfah, mengaku bersama teman-temannya harus berjalan kaki menyusuri hutan Kareumbi agar bisa belajar daring. 

Sejumlah siswa belajar di pinggir hutan di Dusun Cibubut, Desa Jayamekar, Kecamatan Cibugel, Kabupaten Sumedang, Jumat (24/9/2021).
Sejumlah siswa belajar di pinggir hutan di Dusun Cibubut, Desa Jayamekar, Kecamatan Cibugel, Kabupaten Sumedang, Jumat (24/9/2021). (Tribun Jabar/Kiki Andriana)

Baca juga: Ada Program Paket Internet dan Tambah Daya Listrik Dari PLN Melalui Promo Iconnet, Ini Caranya

"Kalau di rumah dari dulu juga gak ada sinyal, makanya kami belajar di sini (area hutan)," kata Amelia Nurifki (12), Siswa Kelas 6 SDN Cidomas kepada TribunJabar.id, di Dusun Cibubut, Desa Jayamekar, Jumat (24/9/2021). 

"Mudah-mudahan pemerintah bisa memfasilitasi daerah kami untuk bisa mendapatkan akses jaringan internet, terlebih di masa pandemi Covid-19," ujarnya. 

Ucapan senada dilontarkan oleh Amelia Nurifki (12), Siswa Kelas 6 SDN Cidomas. Dia mengaku harus naik ke atas genting agar bisa mendapatkan sinyal internet untuk belajar. 

"Setiap belajar daring, saya naik ke atas genting, soalnya kalau di atas genting sinyalnya kadang ada kadang tidak ada, " tuturnya. 

 Jaja Miharja, kepala dusun setempat mengatakan terdapat dua wilayah di Desa Jayamekar yang masih kesulitan mendapatkan akses jaringan internet yakni usun Padahurip dan Dusun Cibubut. 

"Dari dulu dua wilayah tersebut split mendapatkan akses jaringan internet. Mudah-mudahan, ke depannya dua wilayah ini bisa terfasilitasi," kata dia. 

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved