Breaking News:

Terowongan Silaturahmi Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Rampung, Dua Cagar Budaya Dipastikan Aman

Proses konstruksi Terowongan Silaturahmi yang menghubungkan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta telah selesai. Ini sebagai fasilitas parkir

Editor: Darajat Arianto
Dok. Kementerian PUPR
Tampilan Terowongan Silaturahmi Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta yang telah rampung dibangun. 

Namun, setelah melalui sejumlah permasalahan, Masjid Istiqlal akhirnya selesai dibangun dan diresmikan oleh Presiden Soeharto pada 22 Februari 1978.

Sementara itu, bangunan Gereja Katedral Jakarta pertama kali diresmikan pada Februari 1810.

Namun, karena mengalami sejumlah peristiwa, bangunannya harus mengalami perubahan.

Bangunan yang berdiri saat ini merupakan proses renovasi pembangunan yang akhirnya diresmikan pada 21 April 1901.

Adapun Terowongan Silaturahmi dibangun sepanjang 28,3 meter, tinggi 3 meter, lebar 4,1 meter dengan total luas terowongan 136 meter persegi dan total luas shelter serta tunnel 226 meter persegi.

Jarak terdekat pintu masuk terowongan dengan Gereja Katedral Jakarta yakni 32 meter.

Hal ini guna memastikan keamanan struktur Katedral.

Sementara jarak terdekat terowongan dengan gerbang Masjid Istiqlal adalah 16 meter.

Arsitektur pintu masuk terowongan dibangun dengan gaya modern di mana eksteriornya menggunakan material transparan.

Sehingga kecantikan desain Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta yang merupakan bangunan cagar budaya tidak terhalang.

Halaman
123
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved