Breaking News:

Sehari Setelah Dilantik, Kepala Dinas di Pemkab Bandung Meninggal, Wabup: Kita Juga Sedang Menunggu

Agus Nuria meninggal dunia sehari setelah dilantik jadi Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Pemkab Bandung. 

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Mega Nugraha
TRIBUNJABAR.ID/LUTFI AHMAD MAULUDIN
Wakil Bupati Bandung Sahrul Gunawan meninjau vaksinasi yang digelar di Hotel Abang, yang ada di Ciwidey, Kabupaten Bandung, Minggu (19/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Agus Nuria meninggal dunia sehari setelah dilantik jadi Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan atau Disperkimtan Pemkab Bandung

Agus Nuria, merupakan satu dari sembilan kepala dinas di Kabupaten Bandung yang dirotasi. Sebelumnya, Agus, menjabat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Pemkab Bandung, dan kemarin baru dilantik menjadi Disperkimtan.

Wakil Bupati Bandung, Sahrul Gunawan, sempat menjenguk Agus Nuria yang meninggal dunia sehari setelah dilantik.

"Kita juga sedang menunggu kapan kita dipanggil, saya kira tidak perlu disangkutpautkan dengan politis dan lain sebagainya. Apalagi mengenai rotasi mutasi, saya kira terlalu sempit untuk berpikiran seperti itu," ujar Sahrul Gunawan, ketika menghadiri bakti sosial Bharatasena Akabri 1996, di Mapolresta Bandung, Kamis (23/9/2021).

Baca juga: Sulit Membendung Wisatawan, Wabup Sahrul Gunawan Lakukan Langkah Ini Agar Turis Nyaman

Agus menilnggal dunia Kamis, (23/9/2021) sekitar pukul 01.00 WIB, di rumah sakit. Lalu almarhum dibawa ke rumah duka yang berada di Jalan Melong Kidul nomor 27 Kota Bandung dan di makamkan di tempat pemakaman keluarganya di Desa Bojong, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung.

Sahrul Gunawan Wabup Bandung turut berduka cita atas meninggalnya Agus Nuria

"Saya nengok beliau tanggal 3 Sepember.Tapi memang saat itu, beliau juga mau bicara sudah susah. Jadi saya juga tidak sampai menanyakan bapa ini dari iraha karaosnya, enggak tanya. Cuman ketemu, terus melihat sedang disuapi karena muntah terus, saya mendoakan saja, bapak sing enggal damang, habis itu udah," ujarnya.

Tadi kata Sahrul, pihaknya mau takziyah ke rumah duka, namun dari pagi ada tamu, sehingga belum ke sana.

"Mudah- mudahan nanti malam ketemu dengan keluarganya," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved