Breaking News:

Superball

Mulai Dilupakan Pep Guardiola, Raheem Sterling Diberi Saran Tinggalkan Manchester City, ke Mana?

Ketika didatangkan dari Liverpool pada tahun 2015, Raheem Sterling mampu menjelma sebagai salah satu figur sentral permainan Manchester City.

Editor: Hermawan Aksan
ian hodgson/dailymail
Selebrasi penyerang Manchester City, Raheem Sterling, setelah mencetak gol ke gawang Feyenoord 

TRIBUNJABAR.ID - Ketika didatangkan dari Liverpool pada tahun 2015, Raheem Sterling mampu menjelma sebagai salah satu figur sentral permainan Manchester City.

Kemampuannya yang tajam dalam menyisir sayap kiri penyerangan Manchester City membuahkan berbagai gol penting.

Torehan 115 gol dan 88 asis dari 299 laga menjadi bukti kegemilangan Sterling berseragam The Citizens.

 

Gelandang Inggris Manchester City Raheem Sterling (tengah) bersaing dengan gelandang Chelsea AS Christian Pulisic (kiri) dan gelandang Prancis Chelsea N'Golo Kante (kanan) selama pertandingan sepak bola Liga Utama Inggris antara Manchester City dan Chelsea di Stadion Etihad di Manchester, utara Inggris barat, pada 8 Mei 2021.
Gelandang Inggris Manchester City Raheem Sterling (tengah) bersaing dengan gelandang Chelsea AS Christian Pulisic (kiri) dan gelandang Prancis Chelsea N'Golo Kante (kanan) selama pertandingan sepak bola Liga Utama Inggris antara Manchester City dan Chelsea di Stadion Etihad di Manchester, utara Inggris barat, pada 8 Mei 2021. (Laurence Griffiths / POOL / AFP)

Namun, pada awal musim ini, porsi waktu bermain Sterling menurun.

Pemain berusia 26 tahun itu baru melakoni 356 menit bermain di semua kompetisi.

Sterling tercatat hanya menjadi dua kali starter dalam tujuh laga yang telah ia lakoni awal musim ini.

Hal itu menjadi indikasi kurangnya menit bermain yang didapatkan Sterling pada awal musim ini.

Padahal Sterling baru saja tampil menonjol saat membela Timnas Inggris dalam gelaran Euro 2021.

Pemain depan Inggris Raheem Sterling bertepuk tangan saat ia ditarik keluar selama pertandingan sepak bola Grup D UEFA EURO 2020 antara Republik Ceko dan Inggris di Stadion Wembley di London pada 22 Juni 2021.
Pemain depan Inggris Raheem Sterling bertepuk tangan saat ia ditarik keluar selama pertandingan sepak bola Grup D UEFA EURO 2020 antara Republik Ceko dan Inggris di Stadion Wembley di London pada 22 Juni 2021. (JUSTIN TALLIS / POOL / AFP)

Ternyata hal itu bukan jaminan Sterling bisa langsung menempati posisi starter secara rutin.

Ditambah banyaknya talenta yang langsung tampil meledak awal musim ini, seperti Jack Grealish dan Ferran Torres, membuat Sterling galau berat.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved