Breaking News:

Kecelakaan Maut

Kecelakaan Maut Minibus, Ambar Sempat Video Call dengan Anak, Syok Selang Satu Jam Dapat Kabar Duka

Ambar sangat terpukul telah kehilangan puteri kecil kesayangannya yang ikut jadi korban kecelakaan maut minibus di Tol Cipali

Penulis: Irvan Maulana | Editor: Siti Fatimah
Ambar Prabowo ayah dari bayi yang meninggal dunia dalam insiden kecelakaan minibus maut di Tol Cipali, Rabu (22/9/2021). 

TIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Cerita Ambar Prabowo (35) ayah sang bayi yang meninggal dalam kecelakaan minibus maut Tol Kilometer 72+600 Cipali Kabupaten Purwakarta, pada Rabu (22/9/2021).

Ambar sangat terpukul telah kehilangan puteri kecil kesayangannya, ketika ditemui di kamar Jenazah RS Abdul Radjak Kabupaten Purwakarta, Ambar tak kuasa menahan tangis melihat jasad puterinya terbungkus kain kapan.

Ia tak ikut dalam rombongan keluarga tersebut karena ia masih kerja di Pabrik, perjalanan satu keluarga tersebut ternyata sudah direncanakan jauh-jauh hari.

Baca juga: Kecelakaan Maut di Tol Cipali Tadi Pagi, Minibus Tabrak Truk, 4 Orang Meninggal, Ini Kronologinya

"Niatnya kesana itu mau kondangan ke sodara, ada pernikahan di Purwodadi Jawa Tengah, setelah kondangan baru liburan ke Yogyakarta, awalnya justru saya niat ikut karena pas libur kerja, tapi ada pengunduran acara pernikahan karena PPKM. Jadi keberangkatan juga diundur," ujar Ambar kepada Tribun.

Kondisi minibus seusai mengalami kecelakaan maut truk di Kilometer 74 Tol Cipali, Kabupaten Purwakarta, Rabu (22/9/2021).
Kondisi minibus seusai mengalami kecelakaan maut truk di Kilometer 74 Tol Cipali, Kabupaten Purwakarta, Rabu (22/9/2021). (Tribun Jabar/Irvan Maulana)

Jadwal pernikahan yang seharusnya bulan Juni diundur menjadi September, Ambar pun tak bisa ikut karena tak kebagian jadwal libur kerja.

"Yang ikut itu cuma istri saya sama anak yang paling kecil, sopirnya itu mertua saya," kata dibģa.

Ambar mengizinkan sang istri ikut dengan syarat membawa bayinya, karena ia yang tinggal dirumah harus kerja tak mungkin mengurusi bayi.

Baca juga: Ibu Hamil 7 Bulan Tewas Dalam Kecelakaan Maut di Indramayu, Suami Histeris, Ini Identitasnya

"Saya bolehin ikut asal sama anak, soalnya saya dirumah kerja gak mungkin ngurus bayi. Singkatnya mereka berangkat hari kamis, dan kita selalu kontekan selama perjalanan," katanya.

Ia bersama anak sulungnya tinggal dirumah, sesekali ia melakukan pangilan video bersama sang istri dan puteri kecilnya, "Tiap waktu juga wa an, kadang video call, saya dapat kabar terkahir itu hari Rabu dini hari sekitar jam 3," kata dia.

"Semalam itu saya masih video call pas di rest area, istri bilang katanya 100 Kilometer lagi sampe, berati udah deket perkiraan saya paginya juga sampe dirumah," imbuhnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved