Breaking News:

Kejamnya Ibu Tiri di Indramayu

Kasus Ibu Tiri Habisi Anak di Indramayu, Ayah Korban Ternyata Jarang di Rumah karena Ini

Ayah MYP, bocah 8 tahun yang ditemukan meninggal di Sungai Prawira Indramayu, jarang berada di rumah karena harus bekerja di luar kota.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Hermawan Aksan
Tribun Cirebon/ Handhika Rahman
Bibi korban saat menunjukkan foto korban di rumah nenek korban di Desa Pringgacala, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu, Rabu (22/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Ayah MYP, bocah 8 tahun yang ditemukan meninggal di Sungai Prawira Indramayu, jarang berada di rumah karena harus bekerja di luar kota.

Hal tersebut disampaikan paman korban, Bali (33), saat ditemui Tribuncirebon.com di rumah nenek korban di Desa Pringgacala, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Rabu (22/9/2021).

Belakangan ini, kasus tersebut baru terungkap oleh polisi bahwa meninggalnya MYP ternyata karena menjadi korban penganiayaan oleh ibu tirinya sendiri berinisial SA (21).

Ia menyewa pembunuh bayaran untuk menceburkan korban ke sungai.

Mayat korban baru ditemukan dalam kondisi membusuk pada Kamis (19/8/2021).

"Ayah korban jarang di rumah karena harus bekerja. Dia dapat panggilan setelah habis kontrak harus berangkat ke Kalimantan," ujar dia.

Bali menceritakan, ayah korban harus bekerja selama 25 hari ke luar kota.

Di Kabupaten Indramayu sendiri, ia hanya menetap selama 2 minggu untuk kemudian berangkat bekerja lagi ke luar kota.

Ayah korban dan tirinya tersebut diketahui tinggal di sebuah rumah kontrakan di Desa Pringgacala, Kecamatan Karangampel.

Lokasinya tidak jauh dari kediaman nenek korban.

Sehari-hari, korban yang masih duduk di bangku kelas 2 SD dan ibu tirinya itu diketahui sudah lama tidak serumah.

Korban lebih sering menetap di rumah neneknya dan baru menetap di rumah kontrakan tersebut jika sang ayah pulang.

"Keluarga juga enggak ada firasat atau mimpi apa kejadian ini bisa terjadi. Kalau kecewa sih kecewa, cuma gimana lagi," ujar dia.

Hingga saat ini, Tribuncirebon.com belum mendapat keterangan resmi dari pihak kepolisian perihal kasus tersebut. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved