Jenuh Belajar Online, Asep Malah Produktif dengan Beternak Ayam Petelur Hingga Bisa Biayai Kuliah

Saat banyak mahasiswa yang memanfaatkan masa mudanya untuk bermain, hal ini tak berlaku bagi Asep Hamdan (22). Ia justru produktif dengan beternak

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNCIREBON.COM/EKI YULIANTO
Asep Hamdan (22), peternak ayam petelur asal Desa Kulur, Kecamatan/Kabupaten Majalengka. Asep saat ini tercatat masih sebagai mahasiswa Universitas Gunung Jati (UGJ) Cirebon. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA- Di saat banyak mahasiswa yang masih memanfaatkan masa mudanya untuk bermain, hal ini tidak berlaku bagi Asep Hamdan (22).

Pria berusia 22 tahun asal Desa Kulur, Kecamatan/Kabupaten Majalengka ini justru memilih untuk meninggalkan almamaternya sejenak dan beralih menjadi peternak.

Bukan tanpa sebab, ia mengambil langkah itu demi membantu orang tuanya agar tetap bisa membiayai kuliahnya dan menyelesaikan studinya sebagai calon sarjana Teknik Sipil di Universitas Gunung Jati (UGJ) Cirebon ini.

Selain itu, bosannya belajar secara daring atau online di masa pandemi Covid-19 seperti ini menjadi alasan lain.

Sejak lima bulan lalu, Asep memutuskan untuk merawat ratusan ekor ayam demi menghasilkan telur yang berkualitas dan bisa dijual.

Ia lakukan di lahan milik keluarganya di Desa Kulur, Kecamatan/Kabupaten Majalengka.

Kepada Tribun, Asep menceritakan, awal mula dirinya tertarik menjadi seorang peternak dan mulai mengembangkan usahanya.

Kata dia, pandemi Covid-19 yang tak diketahui kapan berakhir, membuat ia harus memutar otak agar tetap produktif untuk sedikit membantu membiayai kuliahnya yang saat masuk semester 8.

"Tidak tahu ya, tiba-tiba pengen saja beternak ayam begitu. Lihat orang bisa sukses menjual ratusan telur dan jadi ingin ikutan juga. Lambat laun, saya merasa nyaman, tenang ngurusin ayam yang bisa membawa untung ini," ujar Asep saat ditemui di lokasi beternaknya di Desa Kulur, Kecamatan Majalengka, Selasa (21/9/2021).

Untuk memulai usahanya, Asep mengaku, awalnya ia hanya memiliki kandang ayam berukuran kecil.

Lambat laun, ia memiliki modal untuk lebih mengembangkan usahanya menjadi peternak ayam, hingga akhirnya bisa memiliki 500 ekor ayam dalam satu kandang.

"Awalnya saya cuma bikin kandang kecil, tapi karena saya punya rezeki lebih, jadi saya manfaatkan untuk mengembangkan kandang kecil itu dan alhamdulilah jadi sebesar ini yang mampu menampung 500 ekor ayam. Alhamdulillah bisa mengisi kekosongan juga karena belajar online."

"Kalau terus-terusan mengandalkan uang orang tua kan gak enak, jadi saya coba usaha. Ngisi kekosongan juga selama belajar online, ya lumayan bantu uang jajan sama kuliah," ucapnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved