Breaking News:

Miliki Puluhan Butir Pil Haram, Dua Pria Asal Tanjungsari Sumedang Diringkus Polisi

Dua orang pria asal Tanjungsari terpaksa diamankan lantaran kasus penyalahgunaan narkoba jenis psikotropika. Petugas menyita puluhan butir obat-obatan

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Seli Andina Miranti
Pixabay
ilustrasi narkoba 

Laporan Kontributor TribunJabar. Id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Dua orang pria asal Tanjungsari terpaksa diamankan Satresnarkoba Polres Sumedang lantaran kasus penyalahgunaan narkoba jenis psikotropika.

Mereka adalah B (29), Dan A (22).

Dari tangan mereka petugas menyita puluhan butir psikotropika dari berbagai merk.

Baca juga: Boris Preman Pensiun Tersandung Kasus Narkoba, Psikolog : Bisa karena Gaya Hidup

"Pelaku berinisial B dan A dibekuk di dua lokasi berbeda pada Sabtu (18/9/21)," kata Kasat Narkoba Polres Sumedang AKP Ari Afrian kepada TribunJabar.id, di Sumedang, Senin (20/9/2021).

"Dari tangan pelaku B, petugas mendapati narkoba jenis psikotropika sebanyak 20 butir, dan dari pelaku A, petugas mendapati psikotropika sebanyak 15 butir," ujarnya.

Meski begitu, kata Ari, pihaknya masih melakukan penyelidikan kasus penyalahgunaan narkoba ini.

"Kami masih menyelidiki apakah kedua terduga tersebut hanya pengguna atau menjadi pengedar," tuturnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, lanjut Ari, kedua terduga pengedar tersebut mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari dua orang pria berinisial J dan A yang kini telah berstatus daftar pencarian orang (DPO).

Baca juga: Polisi Buru Pengedar dan Bandar Narkoba yang Jual Sabu ke Boris Preman Pensiun

"Kami masih mengembangkan kasus ini. Kedua pengedar tersebut digelandang ke Satnarkoba Polres Sumedang untuk proses pengembangan lebih lanjut," ucap Ari.

"Kedua pria tersebut diganjar Pasal 62 dan atau pasal 60 ayat (5) Undang-undang RI nomor 5/1997, tentang psikotropika dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara," kata Ari.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved