Breaking News:

Harga Umbi Porang Anjlok, Petani Ciamis Tunda Panen dan Jual Katak buat Benih Hasilnya Mencukupi

Menyusul jatuhnya harga umbi porang sampai ke kisaran Rp 4.000-Rp 5.000/kg pada musim ini, membuat petani porang di Ciamis menunda panen

Penulis: Andri M Dani | Editor: Darajat Arianto
Tribun Jabar/Andri M Dani
Petani di Blok Purut, Dusun Cikatomas, Desa Handapherang, Cijeungjing, Ciamis. 

Laporan wartawan Tribunjbar.id, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID,CIAMIS – Menyusul jatuhnya harga umbi porang sampai ke kisaran Rp 4.000-Rp 5.000/kg pada musim ini, membuat petani porang di Blok Purut Dusun Cikatomas Desa Handapherang Cijeungjing memilih menunda panen.

Petani porang di kampung yang berada tidak jauh dari objek wisata Sayang Kaak tersebut berencana baru akan panen pada musim dorman kedua tahun 2023 nanti.

Di Blok Purut tersebut ada sekitar 2 hektare lahan pekarangan dan  kebun di sekitar rumah, yang dioptimalkan jadi kebun  porang dan melibatkan 10 orang petani.

“Di Blok Purut, kebun porang bukan kebun hamparan. Tapi porangnyaa ditanam diantaranya tanaman yang sudah ada di kebun. Apakah itu buah-buahan, pisang, kayu-kayuan dan sebagainya. Di bawahnya ditanam porang, ya semacam optimalisasi lahan kebun,” ujar Taufan Nugaraha, petani dan perintis budidaya porang di Bkol Purut Dusun Cikatomas Handapherang kepada Tribun Minggu (19/9) siang.

Buidadaya porang di lahan kebun tersebut katanya tidak mengganggu tanaman yang sudah ada. Luas areal tanam masing-masing pemilik cukup variatif antara 30 bata sampai 200 bata.

“Totalnya sekitar 2 hektare, tidak ada yang sampai hektaraan. Areal tanamannya variatif antara 30 bata sampai 200 bata, Kebun yang sudah ada dioptimalkan,” katanya.

Pada musim panen tahun 2021 ini menurut Taufan petani porang di Blok Purut memilih tidak panen umbi , terutama karena harga umbi porang lagi jatuh tersungkur.

“Tapi kami panen katak (bulbil). Hasilnya lumayan juga, dari Blok Purut ada sekitar 3 kuintal katak yang dijual untuk benih. Dan sebagian lagi ditanam untuk benih sendiri,” ujar Taufan.

Harga jual katak untuk benih tersebut kata Taufan, harga jualnya cukup lumayan juga kisaran Rp 150.000-Rp 200.000/kg.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved