Breaking News:

Viral ASN Pemkab Sukabumi Selalu Bawa Senjata Api Saat Kerja, Zainal Ungkap Fakta Sebenarnya

Video viral ASN Pemkab Sukabumi selalu membawa senjata api atau senpi saat menjalankan tugasnya.

Penulis: Dian Herdiansyah | Editor: Mega Nugraha
Tangkapan Layar Youtube
Zainal ASN Pemkab Sukabumi di tayangan Youtube 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Sukabumi, Dian Herdiansyah.

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Video viral ASN Pemkab Sukabumi selalu membawa senjata api atau senpi saat menjalankan tugasnya.

Video yang diunggah melalui kanal YouTube Zaizal Zainal berjudul "Sampai kapan aku menjalankan tugas membawa pistol, haruskah nyawaku taruhannya" inipun menjadi viral.

Polres Sukabumi langsung melakukan penyelidikan dengan melakukan pengumpulan data dan keterangan di Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKPSDM) Pemkab Sukabumi.

Dari hasil penyelidikan, terungkap bahwa Zaizal Zainal tercatat sebagai ASN yang bertugas di Balai Penyuluhan Pertanian di Desa Buniwangi, Kecamatan Gegerbitung. Zainal juga ASN yang telah dijatuhi sanksi penurunan pangkat dari golongan 3C menjadi 3B.

Sanksi tersebut berkaitan dengan kedisiplinannya sebagai ASN yang tidak masuk kerja selama 8 tahun. Bahkan kasus kedisiplinan tersebut telah dilimpahkan ke tingkat Inspektorat. Hal ini berdasarkan keterangan dari Kabid BPKSDM Derlan kepada penyelidik kepolisian.

Baca juga: Sosoknya Viral Ikuti Tes PPPK Meski Sakit Stroke, Semangat Imas di Dunia Pendidikan Sangat Tinggi

Keterangan lainnya yang dihimpun, petugas menyebutkan pada tahun 2007, Zaizal Zainal bekerja di Dinas Kehuatan kemudian dimutasikan ke BPP Kecamatan Gegerbitung, kemudian dipindahkan ke dinas pertanian.

Tidak sampai disitu, pada 2012 Zaizal Zainal juga dimutasikan kembali ke Balai Penyuluhan Pertanian di Desa Buniwangi, Kecamatan Gegerbitung sampai sekarang.

Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah Nawirputra menerangkan, dari penyelidikan, diperoleh keterangan bahwa pada tahun 2007 yang bersangkutan sempat terlihat membawa senpi saat bekerja di kehutanan. 

Atas hasil penyelidikan tersebut, aparat kepolisian akhirnya mendatangi tempat kediaman Zaizal Zainal di Kampung Mekarjaya RT 12/05 Sukamanah, Kecamatan Gegerbitung.

Kepada polisi ia mengaku itu sebagai bentuk curahan hati karena kecewa tidak diresponnya pengaduann kepada Presiden RI Joko Widodo, Kapolri maupun Kapolres.

Zaizal Zainal mengatakan pengaduannya tersebut berisi tentang dirinya yang kerap dibully oleh rekan kerjanya serta tekanan dan intimidasi dari pimpinan di unit kerjanya. Sementara itu terkait senpi yang diperlihatkannya dalam video, bukanlah senpi sesungguhnya.

Tetapi korek api yang bentuknya menyerupai senpi yang dibeli seharga Rp300.000. Ia sengaja memperlihatkan senpi korek api tersebut untuk menakut-nakuti pihak yang pernah mengancamnya. Kini senpi korek api tersebut telah diamankan petugas kepolisian.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved