Sembako BPNT di Bandung Barat Berisi Ayam Busuk dan Telur Berbelatung, Ini Respons Hengky Kurniawan

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat langsung turun tangan menulusuri adanya paket sembako dari program BPNT yang dikeluhkan warga karena berbau busuk.

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Darajat Arianto
Tribun Jabar/ Hilman Kamaludin
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (Pemda KBB) langsung turun tangan untuk menulusuri adanya paket sembako dari program Bantuan Pangan non Tunai (BPNT) yang dikeluhkan warga karena berbau busuk.

Bantuan itu diterima warga Kampung Cinangka, RT 02/06, Desa Rajamandala Kulon, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Mereka menerima ayam potong 1 kilogram, telur 1 kilogram, beras 10 kilogram, tahu, kentang dan buah pir senilai Rp 200 ribu.

Namun untuk daging ayam yang diterima mereka sudah dalam kondisi bau busuk dan beberapa butir telur, di dalamnya terdapat belatung, sehingga mereka tidak mengkonsumsi kedua item itu.

"Kita harus cek dulu. (Selanjutnya) kita laporin nih kalau memang ada. Saya kan belum terima datanya, baru dengar dari teman-teman," ujar Plt Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan saat ditemui di Ngamprah, Jumat (17/9/2021).

Selain itu, pihaknya juga akan melaporkan ke pemerintah pusat terkait temuan tersebut agar nantinya penyaluran bantuan sosial seperti itu bisa langsung dievaluasi.

"Tentu dari kita akan melaporkan ke pusat, supaya dievaluasi," katanya.

Hengky memastikan, bantuan sembako itu bukan berasal dari Pemkab Bandung Barat karena hingga saat ini pihaknya belum menganggarkan untuk pengadaan bansos sembako bagi warga.

"Kalaupun ada, itu berarti bansos dari Kementerian," ucap Hengky.

Kendati demikian, pihaknya bakal menginstruksikan Dinas Sosial KBB untuk menelusuri temuan bansos berisi ayam busuk dan telur busuk tersebut karena sebelumya kasus serupa sempat ditemukan di Kecamatan Cihampelas, KBB pada tahun lalu.

Diberitakan sebelumnya, Warga Kampung Cinangka, RT 02/06, Desa Rajamandala Kulon, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengeluhkan paket sembako dari program Bantuan Pangan non Tunai (BPNT).

"Tapi ada beberapa item yang tidak layak konsumsi. Ayam potong yang diterima sudah berbau busuk dengan warna daging sudah membiru, jadi saya tidak berani mengkonsumsi sembako tersebut," ujar Tarti (42) warga Cipatat.

Baca juga: Warga Bandung Barat Terima Sembako BPNT, Daging Ayamnya Berbau Busuk dan Telur Berbelatung

Ia mengatakan, paket sembako dari BPNT tersebut diterima pada 12 September 2021 lalu, tepatnya pada sore hari. Namun, saat paket itu disimpan di rumah langsung tercium seperti bau bangkai.

"Setelah dicari ternyata bersumber dari daging ayam dari paket bansos," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved