Ratusan UMKM di Jawa Barat Bertransformasi ke Digital, Berkat Peran Serta Bharatasena Akabri 1996
Ratusan usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Jawa Barat, bertransformasi ke digital untuk meningkatkan usaha dan daya saing.
Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Giri
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman.
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ratusan usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Jawa Barat, bertransformasi ke digital untuk meningkatkan usaha dan daya saing.
Transformasi digital UMKM itu dilakukan oleh anggota TNI-Polri yang tergabung dalam Bharatasena Akabri 1996.
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Jabar, Kombes Arif Rachman, mengatakan, total ada 350 UMKM di Jawa Barat yang didorong masuk ke marketplace.
Menurutnya, ratusan UMKM itu sudah didata oleh anggota tim TNI-Polri sejak beberapa pekan lalu.
"Selama ini UMKM sulit masuk ke marketplace. Dalam waktu dua minggu kita merekrut UMKM untuk masuk ke marketplace," ujar Arif Rachman kepada wartawan, Jumat (17/9/2021).
Ratusan UMKM itu, kata dia, diseleksi berdasarkan hasil produksinya seperti kuliner khas daerah lokal dan pakaian.
"UMKM-nya ada beberapa sektor seperti kuliner, pakaian, dan kita angkat sesuai dengan segmentasi yang ada di Jawa Barat. Tentunya nanti kita angkat kearifan lokal. Contoh di Soreang borondong atau apa lah bentuknya," katanya.

Arif mengatakan, ratusan UMKM itu dimasukkan ke dalam tiga marketplace besar, yakni Tokopedia, Shoppe, dan Bukalapak.
"Total ada 350 UMKM di Jawa Barat yang kita fasilitasi dengan aplikasi dan terintegrasi dengan e-commerce besar," ucapnya.
Arif menambahkan, dorongan UMKM lokal masuk ke marketplace ini salah satunya bertujuan untuk meningkatkan perekonomian warga.
Sebab, selama ini terlebih saat pandemi, kondisi UMKM dinilai masih melempem.
"Jadi, sebagai mana program pemerintah meningkatkan daya ekonomi masyarakat di tengah pandemi ini, dan ini bentuk kontribusi kami Akabri 96. Jadi, ekonomi diangkat, kesejahteraan meningkat, otomatis negara akan lebih tumbuh dan lebih tangguh," katanya.
Selain merekrut UMKM masuk digital, alumni Akabri 96 ini juga memberikan vaksinasi 10 ribu dosis dan bantuan sosial 10 ribu paket untuk disebar di Jawa Barat.
Proses vaksinasi dilakukan di pabrik PT Feng Tay Indonesia.
Total ada 10 ribu karyawan pabrik termasuk warga sekitar yang disuntik vaksin. (*)