Breaking News:

Pelaku Perampasan Nyawa Maska di Subang Terancam 15 Tahun Penjara, Diadili di PN Subang

Kasus perampasan nyawa debt collector bernama Maska warga Kecamatan Sukasari Kabupaten Subang pada 6 Juni mulai diadili di Pengadilan Negeri Subang.

Tribunnews.com
Ilustrasi pengeroyokan 

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG- Kasus perampasan nyawa debt collector bernama Maska warga Kecamatan Sukasari Kabupaten Subang pada 6 Juni mulai diadili di Pengadilan Negeri Subang.

Peristiwa perampasan nyawa Maska sang penagih utang itu terjadi di di Jalan Raya Sagalaherang – Wanayasa Desa Sagalaherang Kabupaten Subang pada 6 Juni 2021.

Dikutip dari situs Pengadilan Negeri Subang, sidang kasus perampasan nyawa di Subang itu mulai bergulir sejak 8 September 2021 dengan agenda pembacaan dakwaan.

Jaksa dalam kasus itu yakni Beny Kristianto dari Kejari Subang. Adapun sidang baru bergulit tiga kali. Sidang pada Kamis (16/9/2021), jaksa masih mengajukan saksi.

Adapun salah satu saksi yang dihadirkan kemarin yakni dari anak korban.

Sidang kasus perampasan nyawa debt collector ini kembali digelar pada Selasa (21/9/2021) dengan terdakwa Ade Somantri.

Adapun dalam dakwaan jaksa Kejari Subang, terdakwa didakwa Pasal 338 KUH Pidana tentang pembunuhan dan Pasal 351 ayat 3 KUH Pidana tentang penganiayaan mengakibatkan matinya seseorang. Terdakwa terancam pidana 15 tahun.

Baca juga: PERNYATAAN Terbaru Polisi, Tepat 30 Hari Kasus Amalia Subang Belum Terungkap

Kronologi Kejadian

Seorang debt collector, Maska, mati tragis dianiaya sejumlah warga di Sagalaherang Kabupaten Subang, Jumat petang (4/6/2021).

Dia diduga mati tragis dikeroyok usai sita motor cicilan yang tidak dibayar oleh seorang konsumen Ujung Berung Kota Bandung.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved