Breaking News:

Pelaku Industri Kreatif Harus Lindungi Karyanya Untuk Monetisasi dan Mendapatkan Akses Pembiayaan

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyebutkan, Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual bisa menjadi agunan untuk pinjaman di bank.

Dok Akatara
Workshop dengan tema tema 'Intellectual Property dalam Industri Konten di Indonesia' di Bandung, Jumat (17/9/2021), dihadiri Agung Sentausa, Vivian Idris, Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf/Barekraf RI, Hanifah Makarim (kedua dari kanan), dan Robby Wahyudi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG -   Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyebutkan, Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual bisa menjadi agunan untuk pinjaman di bank.

Dengan sertifikat itu, para pekerja kreatif bisa mendapatkan modal kerja. 

Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf/Barekraf RI, Hanifah Makarim mengatakan, Kemenparekraf sedang menyusun rancangan tentang Intelektual Properti (IP) Financing.

"Tujuannya IP ini bisa menjadi jaminan si pemilik IP untuk mendapatkan pembiayaan. Rancangannya sedang dalam tahap harmonisasi dan segera akan selesai bulan ini atau bulan depan," ujar Hanifah saat ditemui di sela Akatara, di Intercontinental Hotel, Jumat (17/9/2021).

Hanifah menjelaskan, pemahaman tentang intelektual properti menjadi esensial untuk para pelaku di industri konten di Indonesia.

Ini berguna agar dapat berpartisipasi dalam dinamika kreasi konten secara global dan perlindungan untuk karya yang diciptakan.

Saat ini, kata Hanifah belum banyak sineas Indonesia yang peduli pentingnya intelektual properti. Padahal itu merupakan aset besar bagi pelaku industri kreatif dalam hal monetisasi.

"Ketika sineas yang punya IP mereka bisa mendapatkan uang dari turunan filmnya. Misalnya saja ketika produk turunannya dijual dalam bentuk merchandise, boneka, kaos, dan game itu akan jadi uang. Banyak yang belum sadar dan mengerti apa yang bisa jadi hak mereka, " ujar Hanifah.

Ketika para kreator mengerti apa itu kekayaan intelektual properti, mereka bisa negosiasi dengan investor.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved