Breaking News:

Gubernur Jabar Turut Tergugat, Kalah di Kasus Gugatan Pencemaran Udara di PN Jakarta Pusat

Gubernur Jabar sebagai turut tergugat dinyatakan melakukan PMH oleh PN Jakarta Pusat dalam gugatan Gerakan Inisiatif Bersihkan Udara Koalisi Semesta

SHUTERSTOCK VIA KOMPAS.COM
Polusi udara. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemprov Jabar Prima Mayaningtias, mengatakan Pemprov Jabar tengah mengkaji putusan gugatan polusi udara yang diajukan Gerakan Inisiatif Bersihkan Udara Koalisi Semesta yang dibacakan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (16/9).

"Lagi kita bahas internal dulu ya. Yang jelas Dinas Lingkungan Hidup Jabar sudah melakukan pengendalian pencemaran udara," kata Prima melalui ponsel, Jumat (17/9).

Dalam gugatan tersebut, selain Presiden RI Joko Widodo serta tiga menterinya dan Gubernur DKI Jakarta, Gubernur Jabar juga turut jadi tergugat.

Dalam putusannya, Majelis Hakim PN Jakarta Pusat memutus mengabulkan sebagian gugatan penggugat atas perkara nomor 374/Pdt.G/LH/2019/PN.Jkt. Pst.

Baca juga: Presiden Dinyatakan Bersalah, Juga Anies Baswedan, Ini Hukuman yang Harus Dilakukan

Ia menyebut selama ini sudah memasang berbagai peralatan pemantauan kualitas udara di berbagai daerah Jabar penyangga Ibukota DKI Jakarta. Hasilnya, udara di kawasan tersebut tidak tercemar seperti yang digugat.

"Peralatan pemantauan udara di penyangga Ibukota, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, Kabupaten Bekasi, dan Kota Bekasi, sudah dipasang dan hasilnya tidak tercemar," katanya.

Dalam amar putusannya, hakim menyatakan pemerintah selaku tergugat yakni Presiden RI Joko Widodo, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Kesehatan, dan Gubernur DKI Jakarta, serta turut tergugat yakni Gubernur Banten dan Gubernur Jabar telah melakukan perbuatan melawan hukum (PMH).

"Mengadili dalam provisi, menolak permohonan provisi yang diajukan oleh para penggugat, dalam eksepsi menolak eksepsi para tergugat dan turut tergugat II. Dalam pokok perkara; mengabulkan gugatan para penggugat untuk sebagian," ujar hakim ketua Saifuddin Zuhri saat membacakan putusan di PN Jakarta Pusat, Kamis (16/9/2021). 

Hakim menyatakan para tergugat sudah melakukan perbuatan melawan hukum dalam perkara penanganan polusi udara, yakni lalai memenuhi kewajiban atas terpeliharanya udara bersih dan sehat bagi masyarakat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved