Breaking News:

Saat Salat Nenek Ini Menjerit Ketakutan Tertimpa Pohon Durian yang Tumbang Akibat Angin Kencang

Erat (50) seorang nenek nyaris tertimpa pohon di rumahnya saat bencana angin kencang menerpa Kampung Neglasari, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur

TRIBUNJABAR.ID
ILUSTRASI Pohon Tumbang 

Laporan wartawan Tribunjabar.id, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Erat (50) seorang nenek nyaris tertimpa pohon di rumahnya saat bencana angin kencang menerpa Kampung Neglasari RT 04/05, Desa Sukamanah, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Rabu (15/9/2021) malam.

Beruntung pohon durian yang tumbang menimpa rumahnya tak melukai dirinya yang saat itu sedang melaksanakan salat.

"Ibu sedang salat, tiba-tiba langit-langit belakang rumah ambruk dan sekeliling rumah langsung basah terkena air hujan," ujar Erat, Kamis (16/9/2021) siang.

Erat mengatakan ia menjerit-jerit sekuat tenaga meminta tolong kepada tetangganya. Nenek yang tinggal sendirian di rumah ini lantas memberanikan diri keluar rumah dan lari ke rumah Ketua RT.

"Saya langsung mengungsi ke rumah pa RT," ujar Erat.

Erat melihat di antara hujan deras dan tiupan angin kencang, deru angin seperti gelombang ombak yang bergemuruh.

Dalam gelap ia tergopoh-gopoh dan merasa tenang setelah berada di rumah ketua RT.

Camat Cibeber, Ali Akbar, mengatakan akibat bencana angin kencang ini ada 17 rumah rusak ringan dan tiga rumah rusak berat.

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, belasan rumah rusak ringan dan tiga rumah rusak berat, penghuni yang rumahnya rusak berat sudah diungsikan," kata Camat.

Tim BPBD saat ini masih berada di lokasi kejadian bencana angin kencang Kecamatan Cibeber untuk membersihkan pohon dan puing rumah yang berantakan akibat tersapu angin.

Di Kecamatan Haurwangi, 11 bangunan juga rusak tersapu angin. Belasan bangunan tersebut terdiri dari rumah, gedung PAUD, dan tempat ibadah. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved